UJI EFEKTIVITAS SALEP KOMBINASI 5% EKSTRAK DAUN SIRIH HIJAU DAN MINYAK CENGKEH TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA TIKUS STADIUM II TERTUTUP DEBRIDEMENT
Abstract
Luka adalah hilang atau rusaknya sebagian jaringan tubuh. Keadaan ini dapat
disebabkan oleh trauma benda tajam atau tumpul, perubahan suhu, zat kimia,
ledakan, sengatan listrik, atau gigitan hewan. Penghambatan aktivitas bakteri
dapat menjadi salah satu faktor yang meningkatkan kecepatan penyembuhan luka.
Untuk mengetahui aktivitas penyembuhan luka sediaan salep kombinasi ekstrak
etanol Piper betle L. dan syzgium aromaticum L. Dengan berbagai variasi
perbandingan dalam mempercepat proses penyembuhan luka tikus stadium II
tertutup dengan debridement. Sediaan salep diformulasikan menggunakan basis
Olei Iecoris dengan tiga variasi perbandingan ekstrak,yaitu F1(25-75), F2(50-50)
dan F3(75-25). Sediaan salep kombinasi dioleskan pada luka dan dikuantifikasi
luas area luka dengan menggunakan program Macbiophotonic Image J untuk
memperoleh nilai Area Under Curve (AUC) dan dianalisis statistik menggunakan
SPSS21. Rata-rata nilai AUC paling tinggi yaitu, F3(75:25) sebesar 1708,37% x
hari. Hasil analisis menunjukan bahwa semua kelompok memberikan hasil yang
tidak berbeda signifikan. Hasil uji sifat fisik menujukan bahwa semua formula
memiliki sifat fisik yang baik.
Kata kunci: Penyembuhan luka, Piper betle L., syzgium aromaticum, Dressing,
debridement