Penentuan Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Bambu (Bambusa vulgaris) terhadap Bakteri Salmonella typhi Secara In Vitro
Abstract
Daun Bambusa vulgaris banyak dimanfaatkan masyarakat dalam bidang kesehatan. Daun
Bambusa mengandung fenol dan flavonoid yang telah terbukti memiliki aktivitas antibakteri.
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun Bambusa
vulgaris pada bakteri Salmonella typhi penyebab penyakit infeksi saluran pencernaan yaitu
demam typoid. Penentuan aktivitas antibakteri daun Bambusa vulgaris menggunakan metode
difusi cakram Kirby-Bauer dengan konsentrasi 20; 40; 60; 80; 100; 120 mg/mL. Hasil aktivitas
antibakteri Salmonella typhi yaitu 120 mg/mL dengan rata-rata zona hambat 13,42 mm ± 0.06.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak etanol daun bambu (Bambusa vulgaris) memiliki
aktivitas antibakteri pada bakteri Salmonella typhi yaitu 120 mg/mL.
Kata kunci: Aktivitas Antibakteri; Bambusa vulgaris; Salmonella typhi.