PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DAUN SIMPUR (Dillenia indica L.) TERHADAP INDEKS ORGAN LIMPA, PARU-PARU DAN GINJAL PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus L.) GALUR WISTAR
Abstract
Penggunaan daun simpur (Dillenia indica) sebagai bahan obat tradisional sudah banyak
digunakan, salah satunya telah digunakan secara empirik sebagai obat malaria. Penelitian
mengenai penggunaan daun simpur secara berulang dalam jangka waktu yang panjang belum
pernah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efek dari pemberian ekstrak etanol
daun simpur (Dillenia indica) selama 28 hari terhadap indeks organ limpa, paru-paru dan
ginjal. Daun simpur yang digunakan diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan
pelarut etanol 96%. Pengujian dilakukan dengan pemberian dosis 100, 400 dan 1000
mg/KgBB per hari. Kelompok kontrol dan satelit kontrol diberikan CMC-Na 1%, sedangkan
kelompok satelit atas diberikan dosis 1000 mg/KgBB. Pemberian ekstrak etanol daun simpur
pada hewan uji dihentikan pada hari ke-28, sedangkan kelompok satelit dibiarkan hingga hari
ke-14 untuk melihat efek reversibilitasnya. Hari terakhir perlakuan, hewan uji diterminasi
untuk mengamati untuk mengamati organ limpa, paru-paru dan ginjal. Hasil yang diperoleh
berdasarkan pengamatan secara makroskopik organ limpa, paru-paru dan ginjal menunjukkan
hasil yang normal. Pemberian ekstrak etanol daun simpur secara berulang tidak
mempengaruhi indeks organ limpa, namun mempengaruhi indeks organ paru-paru pada tikus
jantan dan mempengaruhi indeks organ ginjal pada tikus betina. Kesimpulannya, ekstrak
etanol daun simpur yang diberikan secara berulang selama 28 hari dapat menimbulkan
pengaruh terhadap perubahan indeks organ paru-paru dan ginjal, namun tidak memberikan
pengaruh terhadap organ limpa.
Kata kunci : Daun simpur, Dillenia indica, Limpa, Paru-paru, Ginjal