VIRTUAL SCREENING STRUKTUR SENYAWA MODIFIKASI ISONIAZID SEBAGAI UPAYA MENGURANGI EFEK HEPATOTOKSIK

Authors

  • Nindy Astri Utami .

Abstract

Latar belakang : Penggunaan isoniazid sebagai anti tuberkulosis biasa dikaitkan
dengan hepatotoksik. Tujuan : Penelitian ini bertujuan melihat kemampuan penetrasi
berdasarkan hukum Lipinski serta afinitas terhadap enzim KatG dan NAT2 dari ligan
hasil modifikasi isoniazid. Metode : Penelitian dilakukan dengan metode docking
mengikuti tahapan modifikasi struktur menggunakan eugenol. Program yang digunakan
yaitu ChemOffice, AutoDock Vina dan Discovery Studio. Hasil : Kedua ligan hasil
modifikasi isoniazid memenuhi hukum Lipinski: ligan 1 (BM=285,11 g/mol; log P=1;
H donor=2; H akseptor=6); ligan 2 (BM=212,12 g/mol; log P=0,74; H donor=1; H
akseptor=5). Afinitas ligan 1 dan ligan 2 terhadap enzim KatG dan NAT2 berturut-turut
yaitu -9,1 dan -9,0 kkal/mol; -7,0 dan -5,9 kkal/mol. Kesimpulan : Kesimpulan dari
penelitian ini ialah kedua ligan hasil modifikasi isoniazid memiliki kemampuan
penetrasi yang baik dan secara statistik ligan 2 memiliki afinitas terbaik terhadap enzim
KatG maupun NAT2, dimana ligan 2 diduga dapat berkontribusi sebagai anti
tuberkulosis dengan efek hepatotoksik yang minim.

Kata Kunci : Docking, Eugenol, Hepatotoksik, Isoniazid, Modifikasi Struktur.

Downloads

Published

2019-04-22