Uji Aktivitas Antibakteri Bakteriosin dari Lactobacillus brevis, Lactobacillus casei dan Lactobacillus plantarum Terhadap Bakteri Patogen Gram Negatif

Authors

  • Narimo .

Abstract

Bakteriosin merupakan produk metabolit sekunder dari bakteri asam laktat (BAL)
yang bersifat antimikroba sehingga berpotensi sebagai bahan pengawet alami. Isolat BAL
yang digunakan pada penelitian ini adalah lactobacillus brevis, lactobacillus casei dan
lactobacillus plantarum. Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri
bakteriosin yang dihasilkan oleh massing-masing isolat BAL meliputi pengaruh variasi pH
dan pemanasan terhadap proteus mirabillis ,salmonella thypi dan pseudomonas aeruginosa.
Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan menggunakan metode difusi cakram. Uji
konfirmasi menggunakan enzim proteolitik bertujuan untuk mengetahui zona hambat yang
dihasilkan oleh bakteriosin dari L.Brevis,L.Casei dan L. Plantarum terhadap Proteous
mirabillis masing-masing adalah 15,70 mm;16.40 mm dan 14.5 mm ,terhadap Salmonella
thypi adalah 13,36 mm; 14,10 mm dan12,53 mm dan terhadap Pseudomonas aeruginosa
masing-masing adalah 11,36 mm;14,50 mm dan 12,45mm Aktivitas bakteriosin berkurang
dengan penambahan tripsin dan katalase,bakteriosin aktif pada rentang pH 2-10 dan
pemenasan 40-121
C. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa penambahan tripsin dan
katalase serta variasi pH dan pemanasan berpengaruh secara signifikan (P<0,05) terhadap
aktivitas antibakteri yang dihasilkan oleh bakteriosin dari L.Brevis,L.Casei dan L. Plantarum.

Downloads

Published

2019-09-12