STUDI RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DAN INTERAKSI OBAT PADA PASIEN ANAK TERDIAGNOSIS INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) DI INSTALASI RAWAT JALAN RSUD SULTAN SYARIF MOHAMAD ALKADRIE PONTIANAK TAHUN 2018
Abstract
Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) merupakan infeksi pada saluran pernapasan yang
terjadi hingga 14 hari, terdiri atas
ISPA atas meliputi rinitis, sinusitis, faringitis,
laringitis, tonsilitis, dan otitis media serta ISPA bawah meliputi bronkitis, bronkiolitis,
dan pneumonia. ISPA pada anak memiliki prevalensi periode yang tinggi merupakan
penyebab utama konsultasi atau rawat inap di fasilitas pelayanan kesehatan. Penelitian
ini bertujuan untuk menilai rasionalitas penggunaan antibiotik dan kajian interaksi obat
pada pasien anak terdiagnosis ISPA di instalasi rawat jalan RSUD Sultan Syarif
Mohamad Alkadrie Pontianak. Pengumpulan data dilakukan berdasarkan pada data
rekam medis yang dilakukan dengan teknik total sampling yaitu mengambil seluruh data
yang memenuhi kriteria inklusi. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 340 pasien. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa rasionalitas penggunaan antibiotik dari parameter tepat
indikasi (91,72%), tepat pasien (99,71%), tepat obat (72,94%), dan tepat regimen yang
terdiri atas tepat rute (100%), tepat frekuensi (96,50%), tepat dosis (72,62%), tepat durasi
(56,76%), serta tepat kekuatan dan bentuk sediaan (88,53%). Interaksi obat yang terjadi
berdasarkan tingkat keparahan meliputi interaksi mayor (1,37%), moderat (34,48%),
minor (52,75%), dan unknown (7,24%) serta berdasarkan mekanisme kerjanya meliputi
interaksi farmakokinetik (23,44%) dan farmakodinamik (76,89%).
Kata Kunci : ISPA, antibiotik, anak, rasionalitas, interaksi obat