EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN PNUEMONIA KOMUNITI ANAK DAN BALITA DI RUMAH SAKIT UNIVERSITAS TANJUNGPURA PONTIANAK

Authors

  • Erica Rohana .

Abstract

Pneumonia merupakan infeksi di ujung bronkhiol dan alveoli yang dapat
disebabkan oleh berbagai patogen seperti bakteri, jamur, virus dan parasit.
Pneumonia merupakan infeksi saluran pernafasan akut bagian bawah. Pneumonia
komuniti/Community-Acquired Pneumonia` (CAP) adalah penyakit pneumonia
yang dimulai di luar rumah sakit pada pasien yang tidak tinggal dalam fasilitas
peawatan jangka panjang selama 14 hari atau lebih sebelum onset gejala.
Penelitian ini bertujuan mengetahui evaluasi penggunaan antibiotik berdasarkan
pada ketepatan dalam pemilihan antibiotik, dosis antibiotik dan lama penggunaan
antibiotik pada pasien pneumoni komuniti anak dan balita di Rumah Sakit
Universitas Tanjungpura Pontianak yang dibandingkan dengan pedoman NSW
Government Health, IDSA ( Infectious Diseases Society of America) dan Pediatric
& Neonatal Dosage Handbook . Penelitian ini dilakukan dengan metode
observasional menggunakan rancangan penelitian studi potong lintang (cross
sectional study) yang bersifat deskriptif. Pengumpulan data dilakukan secara
retrospektif berdasarkan pada data rekam medik pasien anak dan balita yang
terdiagnosis pneumonia dengan kode (ICD) "“ 10, J.18.9. Hasil penelitian
menunjukan antibiotik yang paling banyak digunakan yaitu sefotaksim sebanyak
21,43%. Ketepatan pemilihan antibiotik 92.15%, ketepatan pemilihan dosis
antibiotik 90,20% dan ketepatan lama penggunaan antibiotik 66,67%. Kesimpulan
penelitian ini bahwa ketepatan penggunaan antibiotik meliputi pemilihan
antibiotik, dosis dan lama penggunaan yaitu >50%.
Kata kunci: Pneumonia Komuniti, Community-Acquired Pneumonia` (CAP),
Antibiotik

Downloads

Published

2019-10-14