GAMBARAN PENGUNAAN KLOPIDOGREL DAN POMPA PROTON INHIBITOR DI RUMAH SAKIT UNIVERSITAS TANJUNGPURA PONTIANAK
Abstract
Peresepan klopidogrel dan pompa proton inhibitor (PPI) dapat menimbulkan
interaksi obat dari tingkat sedang hingga mayor. Peresepan kombinasi obat
tersebut dapat meningkatkan risiko pendarahan hingga kematian pada pasien
stroke. Tujuan dari penelitian adalah menggambarkan persentase penggunaan
klopidogrel dan pompa proton inhibitor di Rumah Sakit Universitas Tanjungpura.
Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan penelitian
penelitian studi potong lintang (cross sectional) yang bersifat deskriptif.
Pengumpulan data dilakukan secara retrospektif berdasarkan data rekam medik
lengkap. Kriteria inklusi penelitian ini yaitu pasien yang menggunakan obat
Klopidogrel dan golongan PPI dan pasien dengan usia di atas 18 tahun yang
menjalani rawat inap selama bulan Januari-Juni 2018. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa penggunaan obat klopidogrel dan PPI paling banyak
digunakan pada pasien perempuan yaitu 66.67% dengan usia usia dewasa (18-59)
tahun sebesar 83.33%. Golongan obat PPI yang paling banyak digunakan
bersamaan klopidogrel adalah pantoprazole yaitu sebesar 83.33% dan
klopidogrel-lansoprazol sebesar 16,67%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah
penggunaan klopidogrel "“pantoprazole lebih banyak digunakan dibandingkan
dengan penggunaan Klopidogrel dan lansoprazole.
Kata kunci : Klopidogrel, Pompa Proton Inhibitor