PENETAPAN KADAR TOTAL FENOLIK DAN FLAVONOID FRAKSI BUTANOL DAN FRAKSI AIR DARI EKSTRAK ETANOL RIMPANG ACORUS SP.
Abstract
Jeringau merah (Acorus sp.) merupakan salah satu tanaman tradisional yang
secara empiris digunakan oleh masyarakat suku Dayak Kalimantan Barat untuk
mengobati luka luar karena diketahui memiliki aktivitas antioksidan yang memiliki
kemampuan meredam radikal bebas. Tanaman ini juga diketahui memiliki senyawa
fenol dan flavonoid. Kandungan senyawa fenolik maupun flavonoid pada fraksi air
dan fraksi butanol rimpang jeringau merah telah dilakukan menggunakan instrumen
spektrofotometri UV-Visibel. Penentuan kadar flavonoid dilakukan dengan metode
Chang sedangkan penentuan kadar fenolik dilakukan dengan metode FolinCiocalteau
dengan
tujuan
mengetahui
kandungan
total
flavonoid
dan
fenolik
dari
fraksi
air
dan
fraksi butanol dari ekstrak etanol rimpang Jeringau merah (Acorus
sp.). Total flavonoid pada fraksi air dan fraksi butanol dari ekstrak etanol rimpang
jeringau merah masing-masing adalah 6,160 ±0,199 dan 6,880 ±0,134 mg QE/gram
fraksi, sedangkan total fenol dari masing-masing fraksi adalah 136,090 ±2,390 dan
101,111 ±2,281 mg GAE/gram fraksi.
Kata Kunci: Rimpang Acorus sp., Flavonoid, Fenol