Monitoring Efek Samping Antibiotika yang Merugikan pada Pasien Anak di Puskesmas Kecamatan Pontianak Utara Periode November-Desember 2018

Authors

  • Risma Emilia Mayang Utami .

Abstract

Antibiotika merupakan obat yang paling banyak dilaporkan menyebabkan
kejadian efek samping yang merugikan. Efek samping penggunaan antibiotika ini
rentan terjadi pada anak-anak dan dikhawatirkan dapat menyebabkan kegagalan
terapi pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kejadian efek samping
penggunaan antibiotika yang merugikan pada pasien anak di Puskesmas Kecamatan
Pontianak Utara yang berobat pada bulan November-Desember 2018. Penelitian ini
adalah penelitian observasional yang bersifat deskriptif. Data pasien dikumpulkan
melalui wawancara orang tua pasien anak yang memperoleh antibiotika dan data
pengobatan diperoleh dari lembar resep. Selama penelitian diperoleh 82 subyek
penelitian yang telah memenuhi kriteria inklusi melalui teknik purposive sampling.
Hasil wawancara menunjukkan 74 pasien (90,24%) tidak mengalami kejadian efek
samping dan 8 pasien (9,76%) mengeluhkan adanya efek samping. Efek samping
merugikan yang terjadi diantaranya gangguan pencernaan berupa nyeri perut, mual
dan muntah (3,64%), sakit kepala (2,43%), demam (1,21%) kemerahan pada kulit
(1,21%) serta pembengkakan wajah (1,21%). Antibiotika yang dilaporkan
menimbulkan efek samping adalah amoksisilin, eritromisin, kloramfenikol dan
sefiksim. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu masih adanya kejadian efek samping
setelah penggunaan antibiotika pada pasien anak.

Kata kunci : Antibiotika, Anak, Efek Samping

Downloads

Published

2019-11-18