Penentuan Waktu Optimum Produksi Bakteriosin dari Lactobacillus plantarum Terhadap Bakteri Patogen Staphylococcus aureus dan Escherichia coli
Abstract
Latar belakang penelitian ini yaitu Lactobacillus plantarum merupakan bakteri
asam laktat yang menghasilkan metabolit sekunder berupa bakteriosin yang bermanfaat
dalam bidang kesehatan sebagai antimikroba dan produk pangan. Tujuan penelitian ini
untuk mengetahui waktu produksi optimum bakteriosin dari L.plantarum berdasarkan
kurva pertumbuhan dan aktivitas penghambatannya terhadap Staphylococcus aureus dan
Escherichia coli. Metode yang digunakan yaitu analisis kurva pertumbuhan berdasarkan
hubungan besarnya absorbansi dari sampel bakteriosin yang diukur dengan
spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 777,5 nm serta waktu inkubasi dari
jam ke-0 hingga ke-48 dan difusi cakram berdasarkan besarnya zona bening yang
terbentuk di sekitar kertas cakram yang berisi bakteriosin dari L.plantarum pada fase log
hingga stationer terhadap bakteri patogen S.aureus dan E.coli. Hasil penelitian
menunjukkan jam ke 32 merupakan waktu produksi optimum bakteriosin dari
L.plantarum yaitu dihasilkan absorbansi terbesar sebesar 0,3215 dan terbentuk zona
bening dengan diameter terbesar sebesar 11,28 mm terhadap S. aureus dan 8,37 mm
terhadap E.coli. Hasil uji ANOVA diperoleh nilai signifikansi <0,05. Kesimpulan dari
penelitian ini menunjukkan L.plantarum mengalami empat fase pertumbuhan selama 48
jam, yaitu fase lag pada jam ke 0-4, fase log pada jam ke 4-30 , dan fase stasioner pada
jam ke 30-36 kemudian fase kematian dan bakteriosin memiliki aktivitas antibakteri
terhadap S.aureus dan E.coli dari jam ke 24 hingga ke 36 serta aktivitas optimum pada
jam ke 28.
Kata kunci: Bakteriosin, Escherichia coli, Lactobacillus plantarum, Spektrofotometer
UV-Vis, Staphylococcus aureus.