EFEK JUS DAUN KEMANGI (Ocimum basilicum ) DAN KULIT JERUK PURUT (Citrus hystrix) SEBAGAI ANTI-OVIPOSISI TERHADAP PELETAKAN TELUR NYAMUK Aedes spp.

Authors

  • Ramadanti Suwarny .

Abstract

Demam berdarah dengue adalah salah satu jenis penyakit yang akut disebabkan oleh virus dengue.
Nyamuk Aedes spp. merupakan vektor utama demam berdarah dengue. Pemberantasan terhadap
vektor dapat dilakukan dengan pemberian insektisida. Penggunaan insektisida dari bahan kimia
menimbulkan banyak masalah diantaranya adalah pencemaran air dan resistensi serangga terhadap
insektisida sehingga perlu dicari alternatif lain yang lebih aman dengan menggunakan insektisida
alami. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efek jus daun Ocimum basilicum dan jus kulit
Citrus hystrix sebagai anti-oviposisi terhadap telur nyamuk Aedes. Rancangan penelitian yang
digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK). Perlakuan konsentrasi jus daun Ocimum
basilicum yaitu 1,50; 1,75; 2,00 ; 2,25; 2,75; 3,25 dan 3,75 % dan kulit Citrus hystrix 0,25 ;0,50
;0,75 ;1,00 dan 1,25 % dengan waktu penghitungan jumlah telur setelah 24-48 jam setelah peletakan
di tempat uji dan jumlah pengulangan sebanyak 4 kali. Hasil data diperoleh dianalisis dengan SPSS
dan diuji One Way Anova. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi optimum dari jus daun Ocimum
basilicum dan kulit Citrus hystrix berturut-turut yaitu konsentrasi minimal yang berperan sebagai
anti-oviposisi sebesar 3,25% dan 1 %. Kulit Citrus hystrix memiliki efek anti-oviposisi paling efektif
dari pada Jus daun Ocimum basilicum terhadap peletakan telur nyamuk Aedes spp.

Kata Kunci : Aedes spp, Anti-Oviposisi, Citrus hystrix, Ocimum basilicum

Downloads

Published

2020-01-09