ANALISIS HUBUNGAN ANTARA USIA AKSEPTOR KONTRASEPSI ORAL DENGAN RISIKO KEJADIAN OBESITAS DI PUSKESMAS PERUMNAS II PONTIANAK
Abstract
Kontrasepsi oral merupakan metode pencegahan konsepsi yang menggunakan hormon
progesteron atau kombinasi progesteron dan estrogen. Penggunaan hormon tersebut dapat
menimbulkan beberapa efek samping salah satunya kenaikan berat badan yang merupakan
faktor utama risiko kejadian obesitas. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan
antara usia akseptor kontrasepsi oral dengan risiko kejadian obesitas. Metode penelitian
bersifat analitik observasional dengan rancangan studi potong lintang. Data dikumpulkan
menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel yang didapatkan sebanyak
68 akseptor. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara usia
kontrasepsi oral dengan risiko kejadian obesitas (p=0,29; OR=0,5; CI 95%=0,16-1,74).
Kesimpulan dari penelitian ini bahwa risiko kejadian obesitas tidak dipengaruhi oleh usia
akseptor kontrasepsi oral.
Kata Kunci : Akseptor, kontrasepsi oral, obesitas, usia