ANALISIS FAKTOR RISIKO LAMA PEMAKAIAN DAN UMUR PENGUNAAN KONTRASEPSI ORAL TERHADAP KEJADIAN DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS PERMUNAS II PONTIANAK
Abstract
LATAR BELAKANG: Penggunaan kontrasepsi oral diketahui dapat
menimbulkan efek samping. Efek samping yang kerap kali terjadi pada
akseptor pil KB salah satunya ialah kenaikan gula darah. TUJUAN: Tujuan
penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan usia, berat badan, lama
pemakaian dan jenis kontrasepsi terhadap peningkatan kadar gula darah
pada akseptor kontrasepsi oral di Puskesmas Perumnas II Pontianak.
METODE: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan
rancangan penelitian potong lintang (cross sectional) bersifat analitik. Teknik
pengambilan sampel yaitu dengan teknik consecutive sampling. Metode
pengambilan data yaitu dengan mencatat data berat badan, tinggi badan, lama
pemakaian, usia akseptor pada rekam medik akseptor periode januari 2018Maret
2019
dan
mengambil
data
gula
darah
secara
langsung
dengan
akseptor.
Analisis
data dilakukan dengan menggunakan Microsoft excel dan Chisquare.
HASIL: Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 20% akseptor pil
KB yang berumur ≥ 40 tahun berisiko mengalami kejadian diabetes melitus.
Akseptor yang menggunakan pil KB >1 tahun memiliki risiko kejadian
diabetes melitus sebanyak 60%. KESIMPULAN: Tidak terdapat hubungan
yang bermakna antara umur dan lama pemakaian terhadap peningkatan kadar
gula darah pada akseptor kontrasepsi oral di Puskesmas Perumnas II
Pontianak.
Kata Kunci: Kontrasepsi pil KB, lama pemakaian, umur, diabetes melitus