KETEPATAN SWAMEDIKASI BATUK PADA PELAJAR SEKOLAH MENENGAH ATAS NON KESEHATAN DI KECAMATAN PONTIANAK SELATAN PERIODE 2018/2019

Authors

  • Temmy Wuryaningrum Sesarini .

Abstract

Swamedikasi atau pengobatan sendiri adalah menyembuhkan sebuah penyakit
sendiri yang dilakukan di seluruh dunia, tetapi penggunaan obat yang tidak tepat menjadi
hal yang harus diperhatikan. Batuk merupakan salah satu penyakit ringan yang bisa diatasi
dengan swamedikasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui ketepatan swamedikasi batuk
pada pelajar sekolah menengah atas non kesehatan di Kecamatan Pontianak Selatan yang
meliputi tepat obat, tepat indikasi, tepat dosis, dan tepat pasien. Penelitian ini merupakan
penelitian observasional dengan menggunakan rancangan penelitiannya adalah potong
lintang (cross sectional) yang bersifat deskriptif. Teknik pengambilan sampel
menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan
wawancara kepada 344 responden. Obat yang paling banyak digunakan untuk swamedikasi
batuk adalah golongan ekspektoran. Persentase ketepatan swamedikasi batuk pada pelajar
sekolah menengah atas non kesehatan di Kecamatan Pontianak Selatan periode 2018/2019
adalah 86,5% tepat obat; 71,75% tepat indikasi; 83,25% tepat pasien; dan 33,25% tepat
dosis. Kesimpulannya adalah tidak semua responden yang melakukan swamedikasi batuk
tepat berdasarkan tepat obat, tepat indikasi, tepat dosis, dan tepat pasien.
Kata kunci : Batuk, Ketepatan, Swamedikasi, Pelajar, SMA, Remaja

Downloads

Published

2020-03-13