KETEPATAN SWAMEDIKASI MAAG PADA PELAJAR SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI NON KESEHATAN DI KECAMATAN PONTIANAK SELATAN PERIODE 2019
Abstract
Maag merupakan salah satu dari banyak penyakit ringan yang bisa ditangani dengan swamedikasi. Swamedikasi atau
pengobatan sendiri adalah praktik umum yang sering dilakukan diseluruh dunia. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui ketepatan swamedikasi maag pada pelajar sekolah menengah atas negeri non kesehatan di Kecamatan
Pontianak Selatan yang meliputi aspek 4T, yaitu tepat obat, tepat indikasi, tepat dosis, dan tepat diagnosis. Penelitian
ini merupakan penelitian obsevasional dengan menggunakan metode potong lintang (cross sectional) yang bersifat
deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan
dengan melakukan wawancara kepada 320 responden siswa sekolah menengah atas negeri non kesehatan di
Kecamatan Pontianak Selatan. Obat yang paling banyak digunakan sebagai swamedikasi maag adalah golongan
antasida. Persentase hasil penelitian ketepatan swamedikasi maag pada siswa sekolah menengah atas non kesehatan
negeri di Kecamatan Pontianak Selatan adalah tepat obat 84,062%, tepat indikasi 84,062%, tepat dosis 94,062%, dan
tepat diagnosis 84,062%. Kesimpulannya adalah sebesar 78,44% responden yang melakukan swamedikasi maag tepat
berdasarkan 4T.
Kata Kunci: Ketepatan, Maag, Swamedikasi, 4T.