UJI SIFAT FISIK SEDIAAN SALEP KOMBINASI EKSTRAK IKAN GABUS (Channa striata) DAN MINYAK CENGKEH (Syzygium aromaticum L).

Authors

  • Aji Firmansyah
  • Mohamad Andrie
  • Wintari Taurina

Abstract

Ikan gabus memiliki kandungan asam lemak dan asam amino berperan dalam sistem kekebalan tubuh yaitu dalam proses pembentukan kolagen dan jaringan epitel pada luka. Minyak cengkeh dengan konsentrasi 5% dalam DMSO terbukti memiliki aktivitas antibakteri lebih besar dibanding sirih secara in vitro yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri pada luka yaitu Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisik yang baik dari sediaan yang dibuat. Evaluasi sifat fisik yang dilakukan pada penelitian ini yaitu uji organoleptis, uji daya sebar,uji daya lekat dan uji homogenitas. Hasil uji organoleptis sediaan salep kombinasi ekstrak ikan gabus dan minyak cengkeh memiliki berwarna kekuningan dengan bau cengkeh serta menunjukan sediaan yang homogen. Hasil uji daya sebar rata-rata salep F1, F2, dan F3 berturut-turut sebasar (8,05 ± 0.50; 7,57 ± 0.05; 8,10 ± 0.10). Hasil uji daya lekat rata-rata pada salep F1, F2, dan F3 berturut-turut yaitu (8,85 ± 0,28; 14,86 ± 4,16; 7,37 ± 0,64).

Downloads

Published

2021-04-01