Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Kekambuhan Pada Pasien Skizofrenia Rawat Jalan di Rumah Sakit Jiwa Daerah Sungai Bangkong Pontianak
Abstract
Skizofrenia adalah gangguan psikotik yang sifatnya merusak gangguan berpikir, persepsi,
pembicaraan, emosional, dan perilaku. Kekambuhan pasien skizofrenia masih tinggi dan
memerlukan biaya tinggi, yang ditanggung oleh keluarga dan pemerintah. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kekambuhan pasien
skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Daerah Sungai Bangkong Pontianak. Metode penelitian
yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasional dengan rancangan
penelitian secara potong lintang (cross sectional) yang bersifat analitik. Pengambilan data
dilakukan dengan menggunakan kuesioner sebanyak 50 responden yang merupakan keluarga
pasien skizofrenia, kemudian untuk mencari hubungan tiap variabel terhadap kekambuhan
pasien skizofrenia dilakukan analisa dengan uji Chi-square. Hasil uji Chi-square
menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan peran petugas
kesehatan (p= >0,453), pengetahuan keluarga (p= >0,193), peran keluarga (p= >0,633),
keteraturan minum obat (p= >0,340), jenis pengobatan (p= >0,800), jenis skizofrenia dengan
perbandingan F20.0-F20.3 (p=0.066) dengan kekambuhan pasien skizofrenia. Namun pada
perbandingan jenis skizofrenia F20.0-F20.5 ada hubungan dengan tingkat kekambuhan
(p=0,017). Kesimpulan penelitian ini bahwa faktor yang mempengaruhi kekambuhan pada
pasien skizofrenia adalah jenis skizofrenia dengan perbandingan F20.0-F20.5 memiliki nilai
(p=0,017).