Analisis Hubungan Karakteristik Pasien Pengguna Obat Psikoaktif dan Risiko Jatuh pada Pasien Lansia Di Klinik Saraf RSUD Dr. Soedarso Pontianak
Abstract
Jatuh merupakan kejadian yang mengganggu kesehatan pada lansia dan dilaporkan 10-15% menyebabkan komplikasi serius. Penggunaan obat psikoaktif merupakan salah satu faktor penyebab meningkatnya risiko jatuh. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dari penelitian ini adalah pasien lansia bulan Januari sampai Desember 2019, dengan jumlah sampel 408 pasien. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Metode pengambilan data dengan mencatat umur, jenis kelamin, komorbid, dan penggunaan obat dari data elektronik pasien. Analisis data dilakukan dengan Microsoft excel dan Chi-square. Hasil: Hasil menunjukkan sebanyak 70,6% pasien berusia 60-69, 54,4% berjenis kelamin pria dan 62,3% tidak memiliki komorbid. Analisis Chi-square menunjukkan tidak terdapat hubungan bermakna kelompok umur (p=0,686; OR=2,55; CI95%=0,309-21,101) dan juga komorbid (p=0,860; OR=1,07; CI95%=0,676-1,700). Terdapat hubungan bermakna antara jenis kelamin dan risiko jatuh (p=0,001; RR= 2,31; CI95%= 1,439-3,708). Kesimpulan: Terdapat hubungan bermakna jenis kelamin terhadap peningkatan risiko jatuh pada pasien lansia di klinik saraf RSUD dr. Soedarso Pontianak.Downloads
Published
2021-07-26
Issue
Section
Articles