Atorvastatin dan Simvastatin menginduksi nyeri otot pada masyarakat Pontianak

Authors

  • Irene Mahwal

Abstract

Simvastatin adalah obat yang paling umum dilaporkan terkait kejadian nyeri otot, selanjutya atorvastatin, hal ini menjadi salah satu faktor yang menghambat aktivitas sehari-hari pasien pengguna statin sehingga dapat mempengaruhi kualitas hidup. Sehingga, penelitian ini penting dilakukan untuk mengetahui faktor resiko yang mempengaruhi kejadian nyeri otot yang diakibatkan dari penggunaan statin. Metode: Metode pengambilan sampel menggunakan kuesioner FIQR, dengan minimal sampel yang diperlukan adalah 46 orang. Penelitian dilakukan di Pontianak pada periode waktu Desember 2020 - Februari 2021. Hasil: Kejadian efek samping nyeri otot yang dirasakan oleh responden penelitian dalam penelitian ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu usia pasien, jenis kelamin, dosis, terapi obat ganda. Responden penelitian mayoritas berusia 26-45 tahun, dan persentase jenis kelamin wanita lebih banyak mengikuti penelitian. Dosis statin yang memiliki resioko tinggi terhadap kejadian nyeri otot yang dirasakan oleh masyarakat Pontianak adalah simvastatin 10 mg. Kesimpulan: esimpulan penelitian ini adalah kejadian nyeri otot yang dirasakan oleh masyarakat Pontianak dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko yaitu, usia, jenis kelamin, dosis, dan penggunaan obat terapi ganda.

Downloads

Published

2021-09-17