HUBUNGAN PENGETAHUAN TERHADAP PERILAKU PENGGUNAAN OBAT BEBAS DAN OBAT BEBAS TERBATAS UNTUK SWAMEDIKASI BATUK PADA MAHASISWA NON KESEHATAN UNIVERSITAS TANJUNGPURA
Abstract
Swamedikasi dapat menjadi permasalahan kesehatan akibat keterbatasan pengetahuan mengenai obat sehingga akan mempengaruhi perilaku seseorang. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengetahuan dan perilaku swamedikasi batuk serta hubungan pengetahuan terhadap perilaku penggunaan obat bebas dan obat bebas terbatas untuk swamedikasi batuk pada mahasiswa non kesehatan Universitas Tanjungpura. Rancangan penelitian observasional dengan metode crosssectional yang bersifat analitik. Subjek penelitian adalah mahasiswa non kesehatan semester 1 angkatan 2018 diUniversitas Tanjungpura. Jumlah sampel 87 orang dengan teknik pengambilan sampel non probability sampling. Pengambilan data melalui kuesioner. Analisis data yang digunakan analisis regresi linear sederhana dengan alat bantu spss versi 22. Pengetahuan swamedikasi batuk pada mahasiswa non kesehatan Universitas Tanjungpura termasuk kriteria tinggi 72,53% yang menjawab benar. Perilaku swamedikasi batuk termasuk kriteria tepat sebanyak 58,62%. Hasil uji regresi linear didapat nilai signifikansi sebesar 0,028. Simpulan penelitian ini menunjukan pengetahuan tinggi serta perilaku tepat. Pengetahuan berpengaruh terhadap perilaku penggunaan obat bebas dan obat bebas terbatas mahasiswa non kesehatan dalam melakukan swamedikasi batuk. Hubungan antara pengetahuan terhadap perilaku adalah signifikan. Katakunci : Batuk, swamedikasi, obat, pengetahuan, perilaku, mahasiswaDownloads
Published
2021-10-01
Issue
Section
Articles