UJI EFEK PENYEMBUHAN LUKA SALEP KOMBINASI EKSTRAK IKAN GABUS (Channa striata) DAN EKSTRAK SIRIH HIJAU (Piper betle L.) PADA TIKUS JANTAN GALUR WISTAR METODE DRESSING NON-DEBRIDEMENT

Authors

  • Hendri Hendri
  • Mohamad Andrie
  • Mohamad Andrie
  • Wintari Taurina
  • Wintari Taurina

Abstract

Ikan Gabus (Channa striata) mengandung protein dan asam lemak omega-3 dan omega-6, yang dapat mempercepat proses penyembuhan luka. Sirih hijau (Piper betle L.) mengandung euganol dan kavikol yang memiliki aktivitas antibakterial untuk mencegah infeksi pada luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisik dan efek penyembuhan luka dari salep kombinasi ekstrak ikan gabus dan sirih hjau. Diberikan secara topikal pada tikus jantan dengan luka akut stadium II dengan metode dressing non-debridement. Hewan uji terdiri dari 20 ekor tikus yang diabagi menjadi menjadi 5 kelompok , masing- masing kelompok terdiri dari 4 ekor tikus dan uji efek penyembuhan luka selama 21 hari. Hasil uji sifat fisik menunjukan salep uji memmiliki sifat fisik berupa konsentrasi kental, berwarna hijau, memiliki bau khas sirih, terdistribusi merata (homogen), daya sebar sebesar 8,63 ± 0,25 cm dan daya lekat sebesar 19,00 ± 3,61 detik. Sediaan salep kombinasi ekstrak ikan gabus dan ekstrak sirih hijau memiliki efek mempercepat penyembuhan luka, dengan nilai AUC sebesar 1265 ± 40 % x hari.

Downloads

Published

2021-11-04