ANALISIS PERBEDAAN TEKANAN DARAH PADA AKSEPTOR WANITA USIA SUBUR PENGGUNA KONTRASEPSI HORMONAL DAN NONHORMONAL DI PUSKESMAS PAL III PONTIANAK

Authors

  • Aprida Kurnia Ningsih
  • Nurmainah Nurmainah
  • Mohamad Andrie

Abstract

Akseptor penggunaan kontrasepsi hormonal dan nonhormonal memiliki kemampuan yang sama dalam mencegah kehamilan. Disisi lain, kedua jenis kontrasepsi ini memiliki risiko yang sama dalam meningkatkan tekanan darah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan usia, lama pemakaian, jenis kontrasepsi terhadap peningkatan tekanan darah akseptor di Puskesmas Pal III Pontianak. Metode yang digunakan merupakan penelitian observasional dengan rancangan studi kohort retrospektif bersifat analitik. Pengumpulan data menggunakan data akseptor baru pengguna kontrasepsi hormonal dan nonhormonal selama bulan Juli 2019-Desember 2020. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik purposive sampling dengan jumlah sampel yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 41 akseptor. Metode pengumpulan data diambil dari rekam medis. Analisis data dilakukan menggunakan analisis chi-square. Hasil penelitian diperoleh bahwa persentase peningkatan tekanan darah sistolik dan diastolik akseptor pengguna kontrasepsi hormonal dengan lama pemakaian >1 tahun sebesar 4,57% dan 4,43% sedangkan persentase pada pengguna kontrasepsi nonhormonal sebesar 4,38% dan 4,27%. Pada akseptor kontrasepsi hormonal dengan lama pemakaian <1 tahun persentase peningkatan tekanan darah sistolik dan diastolik sebesar 4,25% dan 2,83% sedangkan pada kontrasepsi nonhormonal peningkatan tekanan darah sebesar 2,18% dan 2,17%. Jenis kontrasepsi dan usia (?35 tahun dan <35 tahun) memiliki hubungan signifikan terhadap peningkatan tekanan darah, nilai p secara berturut p = 0,035 dan (p = 0,024 dan p = 0,045). Hasil penelitan ini dapat disimpulkan bahwa peningkatan tekanan darah dipengaruhi oleh faktor usia dan jenis kontrasepsi. Kata Kunci: kontrasepsi hormonal, kontrasepsi nonhormonal, tekanan darah.

Downloads

Published

2022-03-11