PENETAPAN KADAR PROTEIN SEDIAAN SALEP EKSTRAK IKAN GABUS (Channa striata) dan MADU KELULUT (Trigona Sp.) DENGAN MENGGUNAKAN METODE BIURET
Abstract
Luka adalah jenis kerusakan pada jaringan dikulit yang disebabkan oleh paparan sumb er yang panas (bahan air panas, kimia, radiasi, api, listrik), oleh perawatan medis, atau peruba han oleh kondisi fisiologis. Luka disebabkan oleh kerusakan fungsi juga anatomi tubuh. Salah satu oleh b ahan alami diketahui dapat mempercepat regenerasi luka yaitu ikan gabus (Channa striata). kandungan air oleh ekstrak ikan gabus memiliki albumin dan juga asam amino, dan kandungan minyak mengandung kadar asam lemak, omega tiga dan omega enam. Mereka berperan pada proses regenerasi luka, meredakan risiko oleh infeksi. Bakteri berterresisten terhadap antibiotik merupakan ancaman fatal. Akibatnya, ada alternatif pencarian pengobataniseperti antibiotik bahan ala m, seperti Trigona Sp. Penggunaan ikan channa dengan madu trigona kelulut pada perbaikan luka da pat dioptimalkan pada bentuk formulasi salep. Salep adalah formulasi semi-padat pada penggunaan eksternal atau topikal yang mudah diterapkan. Tujuan penelitian a dalah untuk mengukur kadar salep protein senyawa fase air ekstrak cairan gabus (Channa striata) d an madu kerlut (Trigona Sp.) dengan metode Biuret. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sa lep kombinasi ekstrak fase air gabus (Channa striata) dan madu kerrut (Trigona sp.) memilik i kandungan protein yang lebih tinggi olehpada salep tunggal, dan konsentrasi rata-rata salep kombinasi adalah 68633. bahwa ada. Ini adalah ± 769,8, dan hasil konsentrasi rata-rata satu salep adalah 67490,2 ± 1619,98. Kata kunci: gabus (Channa striata), madu kerlut (Trigona Sp.), protein, metode biuret.Downloads
Published
2022-06-06
Issue
Section
Articles