Analisis Perbedaan Tekanan Darah pada Akseptor Wanita Usia di Atas 30 Tahun Pengguna Kontrasepsi Hormonal di Puskesmas Pal III Pontianak
Abstract
Kontrasepsi digunakan untuk mencegah kehamilan. Penggunaan kontrasepsi hormonal seperti pil dan suntik memiliki risiko mengalami peningkatan tekanan darah yang berisiko hipertensi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan usia, lama penggunaan, dan jenis kontrasepsi terhadap risiko terjadinya hipertensi pada akseptor pengguna kontrasepsi hormonal di Puskesmas Pal III Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian observasional bersifat analitik dengan rancangan penelitian potong lintang (cross sectional). Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 67 akseptor. Data diperoleh dari rekam medis akseptor pengguna kontrasepsi hormonal periode Januari-Desember 2020. Analisis data menggunakan microsoft excel dan SPSS uji chi-square. Hasil penelitian ini terjadi peningkatan tekanan darah sistolik dan diastolik pada akseptor pengguna kontrasepsi hormonal suntik KB 3 bulan dan pil KB kombinasi. Analisis Chi-square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia (p=0,115; OR=2,771; Cl 95%=0,804-9,546), lama penggunaan (p=0,058; OR=1,317; Cl 95%=1,133-1,531), dan jenis kontrasepsi (p=0,267; OR=1,983; Cl 95%= 0,584-6,734) terhadap risiko kejadian hipertensi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah risiko kejadian hipertensi pada akseptor pengguna kontrasepsi hormonal tidak dipengaruhi oleh faktor usia, lama penggunaan, dan jenis kontrasepsi.Downloads
Published
2022-07-18
Issue
Section
Articles