DETEKSI PERESEPAN OBAT YANG TIDAK TEPAT PADA LANSIA RAWAT JALAN DI KLINIK PENYAKIT DALAM RSUD SULTAN SYARIF MOHAMAD ALKADRIE DENGAN MENGGUNAKAN METODE STOPP/START CRITERIA
Abstract
Pasien lanjut usia (Lansia) yang beusia ?60 tahun sangat berpotensi mengalami Potentially Inappropriate Medications (PIMs). Kejadian PIMs menyebabkan reaksi obat yang merugikan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji ketidaktepatan penggunaan obat berdasarkan kriteria STOPP/START pada pasien lansia di RSUD Sultan Syarif Mohammad Alkadrie Kota Pontianak. Kriteria STOPP/START digunakan untuk mengidentifikasi kejadian PIMs pada pasien lansia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasional dengan rancangan potong lintang dan analisis data dilakukan dengan metode deskriptif menggunakan kriteria STOPP/START. Pengumpulan data diambil dari basis data resep elektronik dan rekam medis pasien secara retrospektif dengan teknik purposive sampling. Data pasien yang diambil adalah data pasien lansia rawat jalan di Klinik Penyakit Dalam selama periode Januari-Juni 2020 dan memenuhi kriteria inklusi. Resep yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 92 resep. Dari resep pasien lansia terdapat 81 pasien lansia mengalami PIMs berdasarkan kriteria STOPP dan 11 lansia mengalami PIMs berdasarkan kriteria START. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lansia yang mengalami PIMs berada pada rentang usia 60-74 tahun lebih banyak 90,22% dibandingkan dengan usia di atas 75 tahun. Pasien laki-laki yang mengalami PIMs sebanyak 55,43% lebih banyak dibandingkan dengan pasien perempuan (44,57%). Diagnosis utamanya yaitu diabetes melitus (60,39%), dan komorbidnya hipertensi (23,8%). Persentase kejadian PIMs pada kriteria STOPP (88,04%) dan kriteria START (11,96%). Obat-obat yang terjadi PIMs 28 sebaiknya dihindari atau jika masih digunakan maka harus dalam pemantauan dan tidak dalam jangka waktu panjang. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa lansia memiliki risiko untuk menerima resep obat yang tidak tepat berdasarkanDownloads
Published
2022-08-12
Issue
Section
Articles