ANALISIS HUBUNGAN DOSIS DAN NILAI RETENSI TERAPI METADON BAGI PENGGUNA NARKOTIKA SUNTIK DI PROGRAM TERAPI RUMATAN METADON RUMAH SAKIT JIWA DAERAH SUNGAI BANGKONG PONTIANAK SKRIPSI
Abstract
Latar belakang: Program Terapi Rumatan Metadon (PTRM) di Indonesia merupakan bagian dari upaya nasional untuk pengendalian dan pencegahan infeksi HIV/ AIDS, yang sering dikenal dalam strategi pengurangan dampak buruk atau harm reduction. Tujuan penelitian ini ialah untuk menganalisis hubungan antara dosis dan nilai retensi pada pasien pengguna narkotika suntik yang aktif dalam PTRM di Rumah Sakit Jiwa Sungai Bangkong, Pontianak.. Metode: Penelitian observasional dengan rancangan penelitian studi kohort retrospektif bersifat analitik. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara consecutive sampling yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 14 pasien. Pengambilan data rekam medik pasien meliputi data karakteristik pasien ( nama, alamat, usia ) dan data penggunaan obat ( dosis dan retensi ). Hasil: Hasil penelitian yang didapat menunjukan 78,6% pasien pada dosis ?30 mg/hari, 71,4% pasien pada dosis ?80 mg/hari dan nilai retensi 64,3%. Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara dosis dan nilai retensi metadon di PTRM dengan dosis awal p=0,505 dan dosis rumatan rata-rata p=0,580. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini bahwa tidak terdapat hubungan antara dosis dan nilai retensi pada pasien PTRMDownloads
Published
2022-09-02
Issue
Section
Articles