KEWAJIBAN PENGELOLA LAPANGAN FUTSAL CEMERLANG SPORT DALAM PERJANJIAN BAGI HASIL PADA PEMILIK TANAH DIKELURAHAN BANSIR DARAT KECAMATAN PONTIANAK TENGGARA

Authors

  • SONY ALKAD PRIATNO - A11111202

Abstract

Adapun  skripsi  ini  berjudul  :  "Kewajiban  Pengelola  Lapangan  Futsal  Cemerlang Sport Dalam Perjanjian Bagi Hasil Pada Pemilik Tanah di Kelurahan Bansir  Darat  Kecamatan  Pontianak  Tenggara".  Rumusan  masalah  dalam  Skripsi  ini  yaitu  "Apakah  Pengelola  Lapangan  Futsal  Cemerlang  Sport  telah  melaksanakan  kewajiban  dalam  perjanjian  Bagi  hasil  pada  pemilik  tanah  di  Kelurahan  Bansir  Darat  Kecamatan  Pontianak  tenggara  sesuai  dengan  yang  telah  di  sepakati?".  Skripsi  ini  menggunakan  metode  penelitian  empiris  dengan  pendekatan  Deskriptif  Analisis  data  yakni  dengan  teknik Analisis Kualitatif.  Mengenai  suatu  perjanjian  tidak  menutup  kemungkinan  jika  terjadi  salah  satu  pihak lalai dalam melaksanakan kewajiban seperti yang telah diperjanjikan maka pihak  yang  lalai  tersebut  dapat  dikatakan  cidera  janji  atau  wanprestasi.  Maka  dari  itu  setiap  perjanjian selalu ada jaminan untuk mengatasi terjadinya wanprestasi.  Pengelola lapangan futsal berkewajiban untuk membayar uang bagi hasil kepada  pihak  pemilik  tanah  sebesar  10%  dari  pendapatan  kotor  /  tanggal  1  setiap  bulannya.  Namun  dalam  kenyataannya  yang  kadangkala  terjadi  pihak  pengelola  lapangan  futsal  melakukan Wanprestasi dalam perjanjian dengan tidak membayar uang bagi hasil tepat  waktu  kepada  pihak  pemilik  tanah,  Kejadian  ini  menimbulkan  kerugian  bagi  pihak  pemilik tanah di Kelurahan Bansir Darat Kecamatan Pontianak Tenggara.  Faktor  penyebab  pihak  pengelola  lapangan  wanprestasi  yakni  tidak  bertangguang jawab atas pembayaran uang bagi hasil kepada pihak pemilik tanah tepat  waktu dengan alasan lupa, Walaupun uang bagi hasil tetap diberikan meski tidak tepat  waktu tetapi hal tu menimbulkan kerugian bagi pihak pemilik tanah, Akibat hukum yang  dilakukan oleh pihak pengelola lapangan futsal atas kerugian yang dialami pihak pemilik  tanah adalah ganti rugi.  Mengenai  upaya  hukum  yang  dilakukan  oleh  pihak  pemilik  tanah  terhadap  pihak pengelola lapangan futsal yang melakukan wanprestasi dalam perjanjian bagi hasil  adalah  musyawarah  secara  kekeluargaan  yaitu  dengan  cara  memberikan  teguran  atas  keterlambatan pembayaran uang bagi hasil sesuai dengan yang telah disepakati di dalam  surat perjanjian oleh kedua belah pihak kepada pihak pengelola lapangan futsal.

Kata Kunci : Perjanjian bagi hasil, Wanprestasi, Lapangan Futsal

Downloads

Published

2017-02-16