PENGGUNAAN SINGKONG (Manihot utilisima) dan UBI JALAR (Ipomoea babatas) SEBAGAI MEDIA PERTUMBUHAN FUNGI PEMBENTUK GAHARU
DOI:
https://doi.org/10.26418/jhl.v10i1.51765Abstract
The formation of agarwood can be accelerated with the help of agarwood sapwood-forming as an isolate material which is cultured on Potato Dextrose Agar (PDA) media. The media for the cultivation of the agarwood sapwood-forming fungi include sweet potato and cassava. The aims of the study were to (1) determine the growth of agarwood-forming fungi on potato, sweet potato and cassava media, (2) determine the differences in growth and genus of agarwood-forming fungi on potato, sweet potato and cassava media. The research was conducted at the Silviculture Laboratory, Faculty of Forestry, Tanjungpura University, Pontianak. The method used in this study was a completely randomized design (CRD) with treatment of potato, sweet potato and cassava ingredients and using 5 (five) replications. The data collected in the form of area (mm2) distribution and genus of fungi formed on the media. Based on the results of the study, it was known that the growth of agarwood-forming fungi on potato, sweet potato and cassava media was known. Growth of agarwood-forming fungal colonies on 44 mm2 of sweet potato and 43 mm2 of cassava. The growth of fungi on both media, sweet potato and cassava can be an alternative for making Potato Dextrose Agar (PDA) for the cultivation of agarwood-forming fungi. The type of agarwood-forming fungi found in sweet potato and cassava media is the genus Acremonium sp.Keywords: Agarwood, PDA media, potato, sweet potato, cassava
Abstrak
Pembentukan gaharu dapat dipercepat dengan bantuan dari fungi pembentuk gubal gaharu yang dikembangbiakan dengan media isolat Potato Dextrose Agar (PDA), selama ini bahan yang digunakan untuk pembiakan jamur pembentuk gubal gaharu pada PDA di cawan petridish adalah dengan bahan kentang. Tidak hanya kentang, masih ada bahan lain yang dapat digunakan sebagai media pembiakan jamur pembentuk gubal gaharu, antara lain ubi jalar serta singkong yang merupakan salah satu penghasil nutrisi sama seperti kentang untuk pertumbuhan mikroorganisme maupun fungi . Tujuan penelitian adalah mendapatkan hasil akhir perbedaan pertumbuhan fungi dan jenis-jenis fungi pembentuk gubal gaharu pada media kentang, ubi jalar dan singkong. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Silvikultur Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan bahan kentang, ubi jalar dan singkong serta menggunakan 5 (lima) ulangan. Data yang dikumpulkan berupa luas sebaran pertumbuhan miselium (mm2) dan jenis fungi yang terbentuk pada media. pertumbuhan fungi pembentuk gaharu. Pada media ubi jalar (44 mm2) dan singkong (43 mm2). Berdasarkan pertumbuhan fungi pada kedua media tersebut, maka ubi jalar dan singkong bisa menjadi media alternatif pembuatan Potato Dextrose Agar dimana biasanya media utamanya adalah kentang untuk pembiakan fungi pembentuk gaharu. Jenis fungi pembentuk gaharu yang ditemukan pada media ubi jalar dan singkong adalah genus Acremonium sp.
Kata kunci : Gaharu, media PDA, kentang, ubi jalar, singkong