KAJIAN DAYA DUKUNG LINGKUNGAN PEMANDIAN AI SIPATN LOTUP PERUNTAN DESA SAPE KECAMATAN JANGKANG KABUPATEN SANGGAU
DOI:
https://doi.org/10.26418/jhl.v10i3.56689Abstract
Sape Village is an area that has potential natural resources, hot spring tourism, and namely by the local community as Ai Sipatn Lotup Peruntan. There is a unique boiling natural hot spring pool with a temperature of 52-55 0C from underground springs. The increasing tourist activity will certainly affect this management. This is related to the carrying capacity of the environment and the increasing number of tourists because it is feared that the increase in the number and activity of tourists will actually cause environmental damage. In addition, the quality of service affects tourist satisfaction and a desire to make return visits back. It is necessary to conduct research to analyze the factors of environmental carrying capacity in the tourist area of the natural tourism object and to find out the characteristics of tourists. Research methods are observation, literature studies and interviews. The data processing method used a descriptive research design. Data analysis uses the method of calculation consisting of Physical Carrying Capacity, Real Carrying Capacity and Effective Carrying Capacity, and visitor data. The results show that visitor data from 2015-2019 that the average number of tourists is 1117 people with an error of 10%, the number of respondents is 96 people consisting of 92 tourists and 4 managers. The results of the calculation of the carrying capacity of the tourist area obtained a PCC value of 506 people/day, an RCC value of 158 people/day, and an ECC value of 158 people/day.
Keywords: Carrying capacity, Effective Carrying Capacity, Hot spring, Real carrying capacity.
Abstrak
Desa Sape memiliki potensi sumber daya alam yaitu wisata pemandian air panas yang dikenal oleh masyarakat setempat dengan sebutan Ai Sipatn Lotup Peruntan. Terdapat keunikan kolam air panas alami dengan temperatur 52-55 0C yang berasal dari mata air bawah tanah. Aktivitas dari jumlah wisatawan yang mulai meningkat tentu akan mempengaruhi pengelolaannya. Kualitas pelayanan mempengaruhi kepuasan wisatawan dan keinginan untuk melakukan kunjungan kembali. Hal ini berkaitan dengan daya dukung lingkungan dan jumlah peningkatan wisatawan, yang dikhawatirkan dengan kenaikan jumlah dan kegiatan wisatawan bahkan dapat menyebabkan kerusakan lingkungan. Sehingga perlu dilakukan penelitian untuk menganalisis faktor-faktor Daya Dukung Lingkungan di kawasan wisata tersebut sebagai objek Wisata Alam serta mengetahui karakteristik wisatawan. Metode penelitian dengan metode observasi, studi literatur dan wawancara. Metode Analisis data menggunakan rancangan penelitian Deskriptif. Pengolahan data menggunakan perhitungan Daya Dukung Fisik, Daya Dukung Riil, Daya Dukung Efektif dan data Pengunjung dari informasi pedukung. Hasil analisis menunjukkan data pengunjung dari tahun 2015-2019 didapatkan rata-rata jumlah wisatawan yaitu 1117 orang dengan galat 10%, jumlah responden sebanyak 96 orang terdiri dari 92 wisatawan dan 4 orang pengelola. Hasil perhitungan daya dukung kawasan wisata memperoleh nilai DDF sebesar 506 orang/hari, nilai DDR sebesar 158 orang/hari, dan nilai DDE sebesar 158 orang/hari.
Kata kunci : Daya dukung, Daya dukung efektif, Daya dukung riil, Pemandian air panas