PENGARUH TERAPI MUROTTAL TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PASIEN DENGAN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI RUANG ICCU RSUD DR. SOEDARSO PONTIANAK
DOI:
https://doi.org/10.26418/jpn.v3i1.10530Abstract
Latar Belakang: Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan kondisi yang dihasilkan dari penumpukan plakdalam dinding arteri koroner yang memasok oksigen dan nutrisi ke otot jantung. Kecemasan yang dialami oleh
penderita penyakit jantung dapat menyebabkan spasme pembuluh darah sehingga dapat menyebabkan infark
miokard yang disebut dengan serangan jantung dan akan mempengaruhi penyembuhan.Tujuan: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh terapi murottal terhadap tingkat kecemasan pasien dengan
PJK.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperiment, dengan desain pretest dan posttest.
Sampel dalam penelitian ini adalah pasien dengan penyakit jantung koroner di ruang ICCU RSUD dr. Soedarso
Pontianak. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik pengambilan data dengan
cara observasi dan menggunakan instrument Zung Self Rating Anxiety Scale (ZSRAS). Analisa data dengan
menggunakan uji t-dependent (paired sample t test).Hasil: Hasil pengkajian sebelum diberikan terapi sebagian
besar pasien mengalami kecemasan sedang. Uji beda tingkat kecemasan pasien sebelum dan sesudah diberikan
terapi murottal diperoleh nilai t
hitung
sebesar 9,812 (p = 0,000 ≤ 0,05) sehingga H
0
ditolak. Kesimpulan: Ada
pengaruh terapi murottal terhadap tingkat kecemasan pasien dengan penyakit jantung koroner di ruang ICCU
RSUD dr. Soedarso Pontianak.
Kata kunci: Penyakit Jantung Koroner (PJK), Kecemasan, Terapi Murottal