Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Hidup Penderita HIV yang Menjalani Rawat Jalan di Care Supportand Treatment (CST)Rumah Sakit Jiwa Daerah Sungai Bangkong Kota Pontianak
DOI:
https://doi.org/10.26418/jpn.v3i1.11396Abstract
Latar Belakang : Infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV)telah menimbulkanmasalah yang cukup luas pada individu yang teinfeksi. Beberapa masalah yang timbul
adalah stigma dan diskriminasi sehingga pasien HIV menunjukan perasaan yang malu,
sedih, takut, cemas akan penyakitnya dan pasien cenderung mengabaikan perawatan
yang berdampak pada penurunan kualitas hidup baik secara psikologis maupun sosial.
Tujuan : Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas hidup penderita
HIV yang menjalani rawat jalan di Care Support and Treatment (CST)Rumah Sakit
Jiwa Daerah Sungai Bangkong
Metode Penelitian: Desain penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan
crossectional. Tehnik pengambilan sampel yaitu porpusive sampling dan untuk menguji
hubungan antara variabel independen dan dependen menggunakan analisis chi-squere
dan t-test independen.
Hasil Penelitian : Terdapat hubungan antara tingkat pendidikan (p=0,02), lama
menderita penyakit (p=0,00) dengan kualitas hidup pasien HIV. Tidak terdapat
hubungan antara usia (p=0,55), jenis kelamin (p=1), dan status perkawinan (p=0,54)dengan kualitas hidup pasien HIV yang menjalani rawat jalan di CST Rumah Sakit
Jiwa Daerah Sungai Bangkong Kota Pontianak.
Kesimpulan : Tingkat pendidikan dan lama menderita penyakit merupakan faktor yang
mempengaruhi kualitas hidup penderita HIV. Semakin tinggi tingkat pendidikan maka
semakin mudah seseorang menerima informasi tentang perawatan dan pengobatan serta
pasien dapat beradaptasi dengan pengobatan yang diberikan.
Kata kunci: HIV, usia, jenis kelamin, status perkawinan, pendidikan, lama terinfeksi,
kualitas hidup