Hubungan Pemberian air susu ibu (ASI) dengan Kejadian Diare Pada Bayi 0-6 Bulan Di Puskesmas Kampung Dalam Pontianak Timur
DOI:
https://doi.org/10.26418/jpn.v3i1.16486Abstract
Latar Belakang : Diare merupakan penyakit yang sering dialami bayi usia dibawah 2 tahun yang dapat menyebabkan kematian karena mengalami dehidrasi. Diare dapat terjadi karena pemberian makanan tambahan sebelum bayi berusia 6 bulan karena pencernaan bayi belum dapat bekerja dengan baik. Pemberian ASI eksklusif sangat baik untuk bayi karena ASI mengandung banyak zat antibodi yang dapat melindungi bayi dari diare.
Tujuan : Untuk mengetahui hubungan pemberian ASI dengan kejadian diare pada bayi usia 0-6 bulan di Puskesmas Kampung Dalam Pontianak Timur.
Metodologi Penelitian : Desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 57 responden dengan teknik non probability sampling dan metode consecutive sampling. Analisa data menggunakan uji Chi-Square.
Hasil : Subjek penelitian berjumlah 57 bayi yang terdiri dari 28 bayi yang mendapatkan ASI eksklusif terdapat 5 (18%) bayi mengalami diare dan 23 (82%) bayi tidak mengalami diare, sedangkan 29 bayi yang diberikan ASI parsial sebanyak 20 (69%) mengalami diare dan 9 (31%) bayi tidak mengalami diare. Analisa dari Chi-Square menghasilkan p = 0,000 (p<0,05).
Kesimpulan : Ada hubungan pemberian ASI dengan kejadian diare pada bayi usia 0-6 bulan. Pada bayi yang diberikan ASI parsial kejadian diare lebih banyak dibandingkan bayi yang diberikan ASI eksklusif.
Kata Kunci : Pemberian ASI, Kejadian Diare
Referensi : 39 (2005-2015)