Pengaruh Peregangan Statis dan Dinamis Terhadap Perubahan Nyeri Pada Lansia Dengan Osteoatritis Lutut di UPTD Puskesmas Kampung Bangka Pontianak Tenggara

Authors

  • Amelia Dora .

DOI:

https://doi.org/10.26418/jpn.v3i1.26947

Abstract

Latar Belakang : Osteoartrits adalah penyakit tidak menular menyerang lansia
menempati posisi kedua setelah hipertensi, yang menyebabkan disabilitas atau
kecacatan. Tanda dan gejala osteoartritis paling umum dan dianggap menganggu
adalah nyeri, sehingga memerlukan terapi yang tepat untuk mengatasi masalah
tersebut. Peregangan yang melibatkan sendi dan otot dipercaya mampu
mengurangi nyeri yang disebabkan oleh osteoartritis.
Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh latihan peregangan statis dan dinamis
terhadap perubahan nyeri pada lansia dengan osteoartritis pada lutut.
Metode : Penelitian kuantitatif quasi experimental pretest-posttest terhadap 18
responden kelompok kontrol dan 18 responden kelompok intervensi yang
diambil secara purposive non probability sampling dilakukan analisis Uji
Wilcoxon untuk perubahan nyeri pada masing-masing kelompok dan Uji MannWhitney

untuk perbandingan nilai posttest pada kedua kelompok, dengan nilai
p<0,05dinyatakan signifikan. Intervensi dilakukan selama 15 menit sebanyak 3
kali dalam seminggu selama 4 minggu.
Hasil : Hasil uji Wilcoxon pada kelompok intervensi didapatkan hasil yang
signifikan dengan nilai (p<0,05) yaitu p=0,000, hasil uji Wilcoxon pada
kelompok kontrol didapatkan nilai yang tidak signifikan dengan nilai
p=0,157.Hasil uji Mann-Whitney didapatkan nilai signifikan dengan nilai
p=0,000 (p<0,05).
Kesimpulan : Terdapat pengaruh peregangan statis dan dinamis dalam
penurunan skor nyeri pada lansia dengan osteoartritis lutut.


Kata Kunci : Osteoartritis, Lansia, Peregangan Statis, Peregangan Dinamis

Downloads

Published

2018-08-06

Issue

Section

Articles