HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA LANSIA DI UPT PANTI SOSIAL TRESNAWERDHA MULIA DHARMA PROVINSI KALIMANTAN BARAT
DOI:
https://doi.org/10.26418/jpn.v3i1.29441Abstract
Latar Belakang : Lanjut usia sangat rentan terhadap konsekuensi fisiologis dan psikologis dari
imobilitas salah satunya ialah depresi. Depresi merupakan masalah kesehatan dan gangguan
mental yang paling sering terjadi pada lansia akibat kegagalan dalam menghadapi perubahan
kehidupan.Tingginya angka depresi pada lansia, disebabkan regangannya kekerabatan antara
lansia dan keluarga dan lingkungan tempat tinggal. Sehingga diperlukannya suatu dukungan
sosial/emosional yang dapat meringankan beban seseorang atau sekelompok orang yang
menghadapi masalah yang dirasakan cukup berat.
Tujuan :Mengetahui Hubungan Dukungan Sosial dengan Tingkat Depresi Pada Lansia di UPT
Panti Sosial Tresna werdha Mulia Dharma Provinsi Kalimantan Barat.
Metode : Penelitian ini analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional kuantitatif. Sampel
penelitian berjumlah 23 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen
penelitian yang digunakan adalah lembar kuisoner dari Panduan Social Support Assessment
(SSA) dan Geriatric Scale Depression Scale (GDS).Uji statistik yang digunakan uji Fisher.
Hasil : Analisa univariat berdasarkan pada usia terbanyak adalah rentang usia 64-74 sebesar 16
orang (69,6%).Jenis kelamin yang terbanyak adalah laki-laki dengan jumlah 12 orang (52,2%).
Lama dipanti yang terbanyak adalah 1-5 tahun sebesar 13 orang (56,6%). Dukungan social yang
terbanyak adalah dukungan social tinggi sebesar 20 orang (87,0%).Tingkat depresi yang
terbanyak adalah yang depresi ringan sebanyak 15 orang (65,2%).Uji bivariat uji statistic
dukungan social dengan tingkat depresi didapatkan nilai p= 1.000
Kesimpulan : Tidak ada hubungan dukungan sosial dengan tingkat depresi pada lansia
Kata Kunci :Dukungan Social, Lansia di Panti, Tingkat Depresi