HUBUNGAN KUALITAS HIDUP LANSIA DENGAN HIPERTENSI DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS PERUMNAS II KELURAHAN SUNGAI BELIUNG KECAMATAN PONTIANAK BARAT
DOI:
https://doi.org/10.26418/jpn.v4i1.33088Abstract
Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang degeneratif, Hipertensi sering disebut sebagai
silent killer karena termasuk penyakit yang mematikan. Data Dinas Kesehatan Kota Pontianak prevalensi
hipertensi pada tahun 2017 terdapat 14.639 kasus. Sedangkan jumlah kunjungan lansia yang menderita
hipertensi pada tahun 2017 di Puskesmas Perumnas II sejumlah 1.645 jiwa. Permasalahan hipertensi yang tinggi
terutama pada golongan lansia yang akan mempengaruhi kualitas hidup lansia.
Tujuan: Mengetahui hubungan kualitas hidup lansia dengan hipertensi
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan analitik korelasi. Penelitian dilakukan di
Wilayah Kerja Puskesmas Perumnas II pada periode 05 juni sampai 2 Juli 2018. Teknik pengambilan sampel
menggunakan accidental sampling dengan jumlah sampel 83 orang lansia. Instrument yang digunakan berupa
alat ukur tekanan darah dan kuesioner WHOQOL-OLD. Teknik analisis data dengan analisis univariat dan
bivariat.
Hasil: Analisis Hasil Uji statistik chi square (< 0,05) didapatkan status kualitas hidup tinggi sebanyak 49 orang
(59%) sedangkan responden dengan kualitas hidup sedang 34 orang (41%) bahwa nilai p 0,025 lebih dari syarat
chi square (< 0,05).
Kesimpulan: Terdapat hubungan antara hipertensi dengan kualitas hidup di Wilayah Kerja Puskesmas
Perumnas II
Kata Kunci: Hipertensi, Kualitas hidup, Lansia, World Health Organizantion Qualty of Life-OLD (WHOQOLOLD)
Referensi:
(2004-2017)