HUBUNGAN PERILAKU BERPANTANG MAKANAN MENURUT ETNIS DI KALIMANTAN BARAT DENGAN SKOR PENYEMBUHAN LUKA FASE PROLIFERASI POST SECTIO CAESAREA

Authors

  • Siti Fatimah .

DOI:

https://doi.org/10.26418/jpn.v4i1.34157

Abstract

Latar Belakang :Penyembuhan luka dapat dipengaruhi banyak faktor salah satunya nutrisi.
Pemilihan nutrisi untuk ibu post sectio caesarea dipengaruhi oleh etnis dan budaya, adanya
bentuk penjagaan bagi ibu dari segi budaya sehingga tidak semua makanan dapat di konsumsi
oleh ibu pasca melahirkan bentuk penjagaan ini disebut perilaku berpantang makanan hal ini
dapat membatasi asupan nutrisi untuk ibu yang nantinya akan berpengaruh terhadap proses
penyembuhan luka sectio caesarea.
Tujuan : Mengetahui hubungan perilaku berpantang makanan menurut etnis di Kalimantan
Barat dengan skor penyembuhan luka fase proliferasi post sectio caesarea.
Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan kohort
prospektif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 50 ibu post sectio caesarea. Instrumen yang
digunakan dalam penelitian ini berupa lembar kuesioner perilaku berpantang dan lembar
pengkajian luka asepsis Teknik analisa menggunakan uji korelasi spearman
Hasil : Hasil uji korelasi spearman menunjukan nilaip value sebesar 0,003 (p < 0,05) yang
berarti adanya hubungan antara perilaku berpantang makanan menurut etnis di Kalimantan
Barat dengan skor penyembuhan luka fase proliferasi post sectio caesarea. Nilai rata-rata
penyembuhan luka sebesar 2,06. Nilai korelasi spearman sebesar 0,416 yang menunjukan
korelasi positif dengan kekuatan korelasi sedang.
Kesimpulan : Adanya hubungan antara perilaku berpantang makanan menurut etnis di
Kalimantan Barat dengan skor penyembuhan luka fase proliferasi post sectio caesarea.
Sehingga direkomendasikan untuk diberikan pendidikan kesehatan dan motivasi kepada
pasien dan keluarganya tentang peran etnis dan budaya terhadap kesehatan ibu post sectio
caesarea.

Kata Kunci : Perilaku Berpantang, Etnis, Skor Penyembuhan Luka
Referensi : (2003-2016)

Published

2019-07-11

Issue

Section

Articles