HUBUNGAN PEMBERIAN ASUHAN KEPERAWATAN SPIRITUAL DENGAN KONSEP DIRI PADA PASIEN PALLIATIVE CARE DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. SOEDARSO PONTIANAK
DOI:
https://doi.org/10.26418/jpn.v4i1.34340Abstract
Latar belakang: Perawatan paliatif adalah suatu pendekatan yang meningkatkan kualitas hidup pasien dan
keluarga dengan kondisi yang mengancam jiwa. Penyakit yang memerlukan perawatan paliatif adalah penyakit
kanker, penyakit degeneratif, gagal ginjal kronik, penyakit paru obstruksi kronis, dll. Berbagai macam perubahan
pada penyakit tersebut akan mempengaruhi konsep diri penderita sehingga akan mempengaruhi harga diri dan
perasaan nya. Untuk memperbaiki konsep diri itu diperlukan asuhan keperawatan yang tepat salah satu nya adalah
pemberihan perawatan spiritual. Pemberian perawatan spiritual membantu pasien memulihkan dan menjaga
integritas tubuh, pikiran, jiwa dan memberi energi internal dan kekuatan.
Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pemberian asuhan keperawatan spiritual dengan
konsep diri pada pasien palliative care di RSUD dr. Soedarso Pontianak.
Metode: Desain penelitian kuantitatif dengan metode penelitian observasional analitik kolerasi dengan
pendekatan cross sectional menggunakan uji spearmen. Sampel dalam penelitian ini yaitu perawat berjumlah 54
responden dan pasien HD berjumlah 54 responden.
Hasil: Berdasarkan dari hasil uji spearman dengan nilai p=value 1,000 dengan nilai r=0,000 yang menunjukkan
arah kolerasi positif dengan kekuatan korelasi sangat lemah.
Kesimpulan:. Berdasarkan hasil uji spearman dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara pemberian
asuhan keperawatan spiritual dengan konsep diri pada pasien palliative care di RSUD dr. Soedarso.
Kata Kunci: Asuhan keperawatan spiritual, konsep diri, gagal ginjal kronik.