engaruh Terapi Musik Klasik terhadap Tingkat Depresi pada Pasien Skizofrenia di RuangRawat Inap Rumah Sakit Jiwa Daerah Sungai Bangkong Kalimantan Barat
DOI:
https://doi.org/10.26418/jpn.v4i1.34469Abstract
Latar belakang: Salah satu diagnosis gangguan jiwa yang sering dijumpai adalah
Skizofrenia. Penderita ini mengalami gangguan emosi yang dapat berupa
ketakutan, kecemasan, depresi dan kegembiraan yang berlebihan. Depresi yang
terjadi pada pasien skizofrenia akan mengalami konflik kejiwaan yang biasanya
bersumber dari konflik internal maupun eksternal. Sebagian besar pasien
skizofrenia akan mengalami depresi dan untuk menangani masalah depresi dapat
menggunakan salah satu terapi nonfamakologi yaitu terapi musik seperti musik
klasik.
Tujuan: Mengetahui bagaimana pengaruh musik klasik dalam menurunkan skor
depresi pada pasien skizofrenia di ruang rawat inap Rumah Sakit Jiwa Daerah
Sungai Bangkong.
Metodologi Penelitian: Menggunakan metode kuantitatif dengan desain
penelitian satu kelompok subjek yang dilakukan observasi sebelum dilakukan
intervensi kemudian diobservasi lagi setelah intervensi dengan rancangan
penelitian pre eksperimen dalam kategori satu kelompok (one group pretestpostest).
Sampel sebanyak 9 responden dengan teknik pengambilan sampel
menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner BDI
(Beck Depression Inventory).
Hasil: Uji hipotesis dengan menggunakan uji t berpasangan menunjukkan bahwa
terdapat pengaruh terapi musik klasik terhadap tingkat depresi pada pasien
skizofrenia di ruang rawat inap di Rumah Sakit Jiwa Daerah Sungai Bangkong
dengan perbedaan nilai yang bermakna antara pre test dan post test tingkat depresi
(p= 0,000).
Kesimpulan: Pemberian terapi musik klasik memiliki pengaruh terhadap tingkat
depresi. Hal ini menunjukkan pentingnya peran perawat dalam intervensi
keperawatan jiwa berupa musik klasik untuk mengurangi kejadian depresi.
Kata kunci: Skizofrenia, Depresi, Musik Klasik