KESESUAIAN ANTARA SPIRITUAL ASSESSMENT SCALE DAN SPIRITUALITY WELLBEING SCALE SEBAGAI INSTRUMEN PENGUKURAN SPIRITUALITAS PASIEN RAWAT INAP YARSI PONTIANAK
DOI:
https://doi.org/10.26418/jpn.v4i1.34512Abstract
Latar Belakang : Dalam praktiknya pemnuhan kebutuhan spiritual pada klien masing kurang dan
sering tidak menjadi fokus perhatian perawat, salah satunya karena faktor kurangnya pengetahuan dan
pelatihan mengenai asuhan keperawatan. Sebagian besar rencana perawatan didasarkan pada alat
penilaian standar, berupa instrumen pengkajian. Spirituality Well-Being Scale (SWBS) merupakan
instrumen yang telah banyak digunakan secara luas dalam berbagai penelitian mengenai spiritualitas,
sedangkan instrumen Spiritual Assessment Scale (SAS) belum pernah diadaptasikan di Indonesia.
Tujuan : Mengidentifikasi kesesuaian antara Spiritual Assessment Scale dan Spirituality Well-Being
Scale sebagai instrumen pengukuran spiritualitas pasien rawat inap.
Metode : Penelitian kuantitatif dengan jumlah responden 108 pasien rawat inap. Uji yang dilakukan
adalah uji content dan construct untuk validitas dengan metode pearson product moment dan internal
consistency untuk reliabilitas dengan metode cronbach"™s alpha.
Hasil : Didapatkan persentase kesesuaian antara SAS dan SWBS adalah 72,2% yang memiliki
kesesuaian atau persamaan pada tingkat spiritual dikedua instrumen. Uji validitas menunjukkan semua
item pertanyaan pada kedua instrumen valid, dikarenakan r hitung > r tabel. Nilai koefisiensi cronbach"™s
alpha instrumen SAS bernilai 0,899 dan instrumen SWBS 0,953 yang bermakna kedua instrumen
reliabel.
Kesimpulan : Kesesuaian antara SAS dan SWBS sebagai instrumen pengukuran spiritualitas pasien
rawat inap bermakna kesesuaian sedang.
Kata Kunci : Spiritual Assessment Scale (SAS), Spirituality Well-Being Scale (SWBS), instrumen,
spiritualitas