Hubungan Penerapan Cuci Tangan Dengan Kepuasan Pasien Diruang Rawat Inap Rumah Sakit Anton Soedjarwo Pontianak
DOI:
https://doi.org/10.26418/jpn.v4i1.34585Abstract
Latar Belakang: Mencuci tangan adalah bagian dari pencegahan dan pengendalian infeksi
dan salah satu indikator kualitas layanan rumah sakit. Kualitas layanan rumah sakit sangat
terkait dengan kepuasan pasien, sebagai penerima layanan kesehatan. Namun tindakan
mencuci tangan sebelum dan sesudah tindakan masih jarang dilakukan karena kurangnya
pengetahuan dan kesadaran dari diri petugas kesehatan khususnyaa perawat itu sendiri.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penerapan cuci tangan
dan kepuasan pasien
Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional, meneliti 35 pasien dan 35
perawat yang dipilih dengan metode purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah
lembar observasi cuci tangan dan kuesioner kepuasan pasien yang telah diuji valid
sebelumnya. Penelitian ini berlangsung di Rumah Sakit Anton Soedjarwo Pontianak tepatnya
diruang rawat inap Tri Brata, VIP dan Esty.
Hasil: Analisis korelasi menggunakan uji Chi Square antara penerapan cuci tangan dan
kepuasan pasien menunjukkan p = 1,000 (> 0,05).
Kesimpulan: Tidak ada hubungan yang signifikan antara penerapan cuci tangan dan
kepuasan pasien di antara pasien yang dirawat di ruang rawat inap di Rumah Sakit Anton
Soedjarwo Pontianak. Diharapkan Komite PPI dapat memberikan penjelasan tentang
pelaksanaan cuci tangan menggunakan sabun dan air atau handrub
Kata Kunci: Cuci Tangan, Pencegahan dan Pengendalian Infeksi, Kepuasan Pasien, Mutu
Pelayanan Rumah Sakit.