HUBUNGAN GEJALA KLINIS PADA FASE MENOPAUSE TERHADAP KUALITAS HIDUP WANITA MENOPAUSE DI PUSKESMAS PERUMNAS II PONTIANAK BARAT

Authors

  • Suci Ramadhanty .

DOI:

https://doi.org/10.26418/jpn.v4i1.34587

Abstract

Latar belakang: Banyak wanita menganggap bahwa menopause merupakan hal yang menakutkan, keluhan dan
rasa khawatir yang berlebihan menyebabkan mereka sulit melalui masa ini. Hal ini sangat mempengaruhi
kualitas hidup wanita menopause.
Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan gejala klinis pada fase menopause
terhadap kualitas hidup wanita menopause di Puskesmas Perumnas II Pontianak Barat.
Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Desain penelitian yaitu analitikkorelasional dengan
pendekatancross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling yang melibatkan
88orang wanita sebagai responden. Hasil penelitiandianalisa menggunakan uji Chi-Square.
Hasil: Hasil ujiChi-Square menunjukkan bahwa pada kesehatan dan kualitas hidup secara umum didapatkan
hasil nilai p = 0,345 (p>0,05) tidak ada hubungan. Domain fisik didapatkan hasil nilai p = 0,007 (p<0,05) ada
hubungan. Domain psikologis didapatkan hasil nilai p = 0,075 (p>0,05) tidak ada hubungan. Domain sosial
didapatkan hasil nilai p = 0,927 (p>0,05) tidak ada hubungan. Domain lingkungan didapatkan hasil p = 0,133 (p
> 0,05) tidak ada hubungan.
Kesimpulan: Tidak ada hubungangejala klinis pada fase menopause terhadap kesehatan dan kualitas hidup
secara umum, domain psikologis, domain sosial, domain lingkungan. Terdapat hubungan gejala klinis pada fase
menopause terhadap domain fisik.

Kata kunci: Gejala Menopause, Kualitas Hidup, Menopause
Referensi: 83 (1998-2018)

Downloads

Published

2019-08-06

Issue

Section

Articles