HUBUNGAN PENERIMAAN DIRI DENGAN KEPATUHAN DIET PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUD Dr. SOEDARSO PONTIANAK

Authors

  • Nunung Wahdania Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jpn.v6i1.48005

Abstract

Latar Belakang: Gagal ginjal kronik merupakan gangguan fungsi ginjal yang tidak dapat pulih kembali dan bersifat progresif serta irrveversibel, tubuh tidak mampu memelihara metabolisme, keseimbangan cairan dan elektrolitnya akan berakibat pada peningkatan ureum. Penyebab utama terjadinya gagal ginjal kronik yaitu diabetes mellitus dan hipertensi. Masalah yang sering terjadi pada pasien gagal ginjal kronik yaitu kepatuhan pasien. Penyakit ini sangat fatal jika tidak segera ditangani dengan cara yang baik misalnya dengan mematuhi diet karena jika pasien tidak patuh maka menyebabkan kenaikan berat badan 5%, edema, ronchi basah diparu-paru, sesak napas karena kelebihan cairan. Kepatuhan diet harus didukung oleh orang lain serta kesadaran sendiri atau penerimaan diri dengan perubahan saat ini. Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik non probability sampling dengan jumlah sampel 57 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner penerimaan diri dan kuesioner kepatuhan diet. Uji statistic yang digunakan adalah uji spearman. Hasil: Berdasarkan uji spearman menunjukkan bahwa tingkat penerimaan diri terhadap kepatuhan diet, P value 0,244 (>0,05). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan penerimaan diri dengan kepatuhan diet pasien gagal ginjal kronik yang menajlani hemodialisis.

Kata Kunci: Gagal ginjal kronik, penerimaan diri, kepatuhan diet.

Author Biography

Nunung Wahdania, Universitas Tanjungpura

Ilmu Keperawatan

References

Bayhakki, & Yesi, H. (2017). Hubungan Lama Menjalani Hemodialisis dengan Inter-Dialytic Weight Gain (IDWG) pada Pasien Hemodialisis. JKP, Vol. 5(3) , 242-248.

Dasuki, & Buhari, B. (2018). Pengaruh Menghisap Slimber Ice terhadap Intensitas Rasa Haus Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa. Indonesian Journal for Health Sciences, Vol. 2(2) ISSN: 2549-2721 (print) ISSN: 2549-2748 (online), 77-83.

Dinkes, 2015 dalam Rini, S., Suharyo, H., Lestariningsih, Heri, N. H., & Budijitno, S. (2018). Faktor Risiko Penyakit Gagal Ginjal Kronik Diabetes (PGK-DM) pada Diabetes Mellitus Tipe-2 (Studi di RSUD Dr Soedarso Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat). Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas, Vol. 3(2), 101-108.

Jamiatun, Irna, N., & Widagdo, G. (2015). Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Pembatasan Cairan pada Pasien Gagal Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisa. Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, 6(2) ISSN 1693-6868, 320-328.

Jauhari, A., & Nita, N. (2015). Nutrisi & Keperawatan . Yogyakarta: Jaya Ilmu.

Kamasita, S. E., Suryono, Yudha, N., Yuli, H., Edy, J., & Mohamat, F. (2018). Pengaruh Hemodialisis terhadap Kinetik Segmen Ventrikel Kiri pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik Stadium V. NurseLine Journal, Vol. 3(1) p-ISSN 2540-7937 e-ISSN 2541-464X, 10-19.

Kartini, A., Ismonah, & Shobirin. (2015). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Pembatasan Diit Cairan Pasien Chronic Kidney Disease yang Menjalani Hemodialisa di RSUD Tuggurejo Semarang. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan (JIKK), 1-10.

Rachmawati, N., Dian, W., & Antarini, I. (2019). Hubungan Dukungan Kelurga terhadap Kepatuhan Diet Asupan Cairan pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis. Jurnal Keperawatan Sriwijaya, Vol. 6(1) ISSN: 2355-5459, 50-58.

Riskesdas. (2018). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI.

Rohmah, A., Abdul, W., & Trimawati. (2018). Penerimaan Diri pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 8(2) ISSN 2089-0834(cetak) ISSN 2549-8234 (online), 131-134.

Saraswati, N. L., Ni, L. Y., & S, N. L. (2019). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Pembatan Cairan pada Pasien Chronic Kidney Disease yang Menjalani Hemodialisa. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal, VOl. 10(1) E-ISSN 2623-1204 P-ISSN 2252-9462, 45-53.

Sepdianto, T. C., Suprajitno, & Erna, U. (2017). Penambahan Berat Badan Antara Dua Waktu Hemodialisa pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa di RSD Mardi Waluyo Kota Blitar. Jurnal Ners dan Kebidanan, Vol. 4(1), 64-69.

Sukmawati, A. K. (2018). Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Penerimaan Diri Pasien Gagal Ginjal Kronis yang Menjalani Terapi Hemodialisa di Rumah Sakit Umum Haji Surabaya Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga Surabaya.

Toruan, S. F., Ivan, L. T., & Virhan, N. (2018). Angka Kejadian Hipotensi Intradialisis pada Pasien Penyakit Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Terapi Hemodialisis di RSUD dr. Soedarso Pontianak . Jurnal Cerebellum, Vol. 4(1) , 986-995.

Wahyuni, P., Saptino, M., & Eka, K. (2018). Hubungan Lama Menjalani Hemodialisis dengan Kualitas Hidup Pasien Penyakit Ginjal Kronik dengan Diabetes Mellitus di RSUP Dr. Djamil Padang . Jurnal Kesehatan Andalas, Vol. 7(4) , 480-485.

Wibisono, H. (2008). Solusi Sehat Seputar Kehamilan. Jakarta: AgroMedia Pustaka.

Widiany, F. L. (2017). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Diet Pasien Hemodialisis. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, Vol. 14(2), ISSN: 1693-900X (Print), ISSN: 2502-4140., 72-79.

Wiliyanarti, P. F., & Abd, M. (2019). Life Experience of Chronic Kidney Disease Undergoing Hemodialysis Therapy . NurseLine Journal, Vol. 4(1) p-ISSN: 2540-7937 e-ISSN: 2541-464X, 54-60

Downloads

Published

2021-09-08

Issue

Section

Articles