HUBUNGAN ANTARA POLA TIDUR DENGAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DOKTER SOEDARSO PONTIANAK

Authors

  • Raden Taufiq Septiyo Noegroho .

DOI:

https://doi.org/10.26418/jpn.v1i1.4893

Abstract

Hipertensi ialah keadaan dimana tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik
lebih dari 90 mmHg. Pada beberapa orang terkadang tidak terdapat gejala yang menunjukkan bahwa
individu tersebut mengalami hipertensi, oleh karena itu hipertensi sering disebut sillent killer. Penelitian ini
dilakukan untuk mengetahui apakah tedapat hubungan antara pola tidur dengan tekanan darah. Desain
penelitian yang digunakan oleh penulis pada penelitian ini adalah penelitian Deskriptif Korelasi. Rancangan
penelitian yang digunakan adalah cross sectional yaitu studi yang dilakukan dengan pengamatan sewaktu
sehingga tidak terdapat follow- up. Jumlah sampel yang digunakan ialah 38 orang. Sampel pada penelitian
ini dipilh menggunakan non- probability sampling yaitu consecutive sampling dimana semua subjek yang
datang secara berurutan dan memenuhi kriteria pemilihan dimasukkan ke dalam penelitian sampai jumlah
subjek yang diperlukan terpenuhi. Usia dengan rentang 51 hingga 60 tahun yang seharusnya megalami pola
tidur buruk lebih banyak, justru memiliki pola tidur baik dan memiliki hipertensi kategori ringan lebih
banyak. Hasil dari penelitian menggunakan uji Chi Square menunjukkan nilai p=0,384(p> 0,05) yang
berarti tidak adanya hubungan antara pola tidur dengan tekanan darah.
Kata kunci: Pola tidur, Tekanan darah, Hipertensi

Downloads

Published

2014-03-13

Issue

Section

Articles