PEMANFAATAN ANTENATAL CARE (ANC) OLEH IBU HAMIL BERUSIA REMAJA: LITERATURE REVIEW

Authors

  • Yulianti Dwi Pratiwi Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jpn.v7i1.56284

Keywords:

Pemanfaatan, Antenatal Care, ANC, Remaja

Abstract

Latar   Belakang: Kehamilan remaja lebih rentan mengalami masalah kesehatan dikarenakan ketidaksiapan fisik dan psikologis. Oleh karena itu, perlunya mengetahui berbagai bentuk layanan Antenatal Care bagi remaja hamil yang sangat dibutuhkan selama masa kehamilan. Metode: Literature review menggunakan teknik pencarian artikel penelitiaan melalui database elektronik pada PubMed dan Science Direct, dan search engine seperti Google Scholar dalam rentang tahun 2016-2020. Hasil: Ibu hamil berusia remaja sudah baik dalam pemanfaatan Antenatal Care. Tetapi masih terdapat remaja yang terlambat mendaftarkan Antenatal Care. Faktor yang mendukung remaja dalam pemanfaatan Antenatal Care adalah penerimaan yang baik oleh petugas kesehatan, pendidikan dan pengetahuan yang baik, pengambilan keputusan yang dibuat sendiri, sudah menikah, dan mempunyai pekerjaan lepas/tidak. Sedangkan faktor penghambat yaitu jarak fasilitas kesehatan, kualitas pelayanan kesehatan yang buruk, stigma, prilaku buruk wanita hamil yang lebih tua, status perkawinan lajang atau tunggal, keputusan yang dibuat oleh orang lain, keuangan, kurang pengetahuan, dan status Human Immunodeficiency Virus. Kesimpulan: Pemanfaatan Antenatal Care pada ibu hamil remaja sudah baik. Namun masih terdapat remaja dengan pemanfaatan Antenatal Care yang tidak adekuat. Oleh karena itu tenaga kesehatan diharapkan dapat memotivasi remaja agar memanfaatkan Antenatal Care secara adekuat.

Author Biography

Yulianti Dwi Pratiwi, Universitas Tanjungpura

Keperawatan

References

Afriani, R., & Mufdlillah. (2016). Analisis dampak pernikahan dini pada remaja putri di desa sidoluhur kecamatan godean yogyakarta. Rakernas Aipkema 2016, 235-243.

Alex-Ojei, C. A., & Odimegwu, C. O. (2020). Correlates of antenatal care usage among adolescent mothers in Nigeria: A pooled data analysis. Women & Health, 61(1), 38-49. doi:10.1080/03630242.2020.1844359

Basaza, R. K., Mawerere, J. N., & Namusana, R. (2020). Experiences of seeking antenatal care and delivery among teenagers at health facilities in Kibuku District, Eastern Uganda. Research Square. doi:10.21203/rs.3.rs-70097/v1

BPS. (2020). Statistik Kesehatan 2019. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Bwalya, B. C., Sitali, D., Baboo, K. S., & Zulu, J. M. (2018). Experiences of antenatal care among pregnant adolescent at Kanyama and Matero Clinics in Lusaka District, Zambia. Reproductive Health, 15(124), 1-8. doi:10.1186/s12978-018-0565-9

Ekasari, T., & Natalia, M. S. (2019). Deteksi dini preeklamsi dengan antenatal care. Takalar: Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia.

Erasmus, M. O., Knight, L., & Dutton, J. (2020). Barriers to accessing maternal health care amongs pregnant adolescent in South Africa: A qualitative study. International Journal of Public Health, 65, 469-476. doi:10.1007/s00038-020-01374-7

Fulpagare, P. H., Saraswat, A., Dinachandra, K., Surani, N., Parhi, R. N., Bhattacharjee, S., . . . S., V. (2019). Antenatal care service utilization among adolescent pregnant women-evidence from swabhimaan programme in India. Frontiers in Public Health, 7(369), 1-13. doi:10.3389/fpubh.2019.00369

Govender, T., Reddy, P., & Ghuman, S. (2018). Obstetric outcomes and antenatal access among adolescent pregnancies in KwaZulu-Natal, South Africa. South Africa Family Practice, 60(1), 1-7. doi:10.1080/20786190.2017.1333783

Harrison, M. E., Clarkin, C., Rohde, K., Worth, K., & Fleming, N. (2016). Treat me but don’t judge me a qualitative examination of health care experiences of pregnant and parenting youth. Journal of Pediatric and Adolescent Gynecology. doi:10.1016/j.jpag.2016.10.001

Inayah, N., & Fitriahadi, E. (2019). Hubungan pendidikan, pekerjaan dan dukungan suami terhadap keteraturan kunjungan ANC pada ibu hamil trimester III. Jurnal Health of Studies, 3(1), 64-70.

Kemenkes. (2018, Agustus 12). Pentingnya pemeriksaan kehamilan (ANC) di fasilitas kesehatan. Diambil kembali dari Kementrian Kesehatan Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat: http://promkes.kemkes.go.id/pentingnya-pemeriksaan-kehamilan-anc-di-fasilitas-kesehatan#:~:text=Pemeriksaan%20ANC%20(Antenatal%20Care)%20merupakan,kesehatan%20alat%20reproduksi%20dengan%20wajar.

Kemenkes RI. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 25 tahun 2014 tentang Upaya Kesehatan Anak. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kemenkes RI. (2015). Infodatin situasi kesehatan reproduksi remaja. Jakarta: Kemenkes RI.

Kemenkes RI. (2018, Agustus 12). Pentingnya pemeriksaan (ANC) di fasilitas kesehatan. Diambil kembali dari Kementerian Kesehatan Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat: http://promkes.kemkes.go.id/pentingnya-pemeriksaan-kehamilan-anc-di-fasilitas-kesehatan

Kemenkes RI. (2018). Riset Kesehatan Dasar 2018. Jakarta: Kemenkes RI.

Kemenkes RI. (2019). Peraturan menteri kesehatan Republik Indonesia nomor 4 tahun 2019 tentang standar teknis pemenuhan pelayanan dasar pada standar pelayanan minimal bidang kesehatan. Jakarta: Kemenkes RI.

Lacoella, F., & Tirivayi, N. (2019). Determinants of maternal healthcare utilization among married adolescents- evidence from 13 Sub-Saharan African countries. Public helath, 177, 1-9. doi:10.1016/j.puhe.2019.07.002

Leftwich, H. K., & Alves, M. V. (2017). Adolescent pregnancy. Pediatr Clin N Am, 64, 381-388. doi:10.1016/j.pcl.2016.11.007

Mardjan. (2016). Pengaruh kecemasan pada kehamilan primipara remaja. Jakarta: ISBN.

Mekwunyei, L. C., & Odetola, T. D. (2020). Determinants of maternal health service utilisation among pregnant teenagers in Delta State, Nigeria. Pan African Medical Journal, 37(81). doi:10.11604/pamj.2020.37.81.16051

Mulinge, N. S., Yusuf, O. B., & Aimukhu, C. O. (2017). Factors influencing utilization of antenatal care services among teenage mothers in Malindi Sub-County Kenya-a cross sectional study. Science Journal of Public Health, 5(2), 61-67. doi:10.11648/j.sjph.20170502.12

Musmiah, S. B., Rustaman, N. Y., & Saefudin. (2019). Selamat datang masa remaja. Yogyakarta: Deepublish.

Muzyamba, C., Groot, W., Pavlova, M., & Tomini, S. M. (2019). Factors associated with choice of antenatal, delivery and postnatal services between HIV positive and HIV negative women in Zambia. BMC Pregnancy and Childbirth, 19(127), 1-9. doi:10.1186/s12884-019-2272-0

Nepal, S., & Aryal, S. (2020). Reproductive health issues and use of family planning methods among married adolescent mothers. J. Lumbini. Med. Coll, 8(2).

Nsemo, A. D., N, O. I., R., A., & G., A. (2020). Pregnant teenagers perception and access to focused antenatal care services in Suntreso Government Hospital, Kumasi, Ghana. African Journal of Biomedical Research, 23, 171-180. doi:10.13140/RG.2.2.26672.30721

Nurmawati, & Indrawati, F. (2018). Cakupan kunjungan antenatal care pada ibu hamil. HIGEIA, 2(1), 113-124.

Pambim, A. N. (2018). Determinants of antenatal care attendance among teenage mothers attending child welfare clinic in Ashaiman Municipality. Unpublished Dissertation. University of Ghana.

Rachmawati, A. I., Puspitasari, R. D., & Cania, E. (2017). Faktor-faktor yang memengaruhi kunjungan Antenatal Care (ANC) ibu hamil. Majority, 7(1), 72-76.

Sebayang, S. K., Efendi, F., & Astutik, E. (2019). Women's empowerment and the use of antenatal care services: Analysis of demographic health surveys in five Southeast Asian Countries. Women & Health, 1-17. doi:10.1080/03630242.2019.1593282

Shahabuddin, A., Nostlinger, C., Delvaux, T., Sarker, M., Delamou, A., Bardaji, A., . . . Brouwere, V. D. (2017). Exploring maternal health care seeking behavior of married adolescent girls in Bangladesh: A socia-ecological approach. Plos One, 1-16. doi:10.1371/journal.pone.0169109

Sibanda, E. L., Bernays, S., Weller, I. V., Hakim, J. G., & Cowan, F. M. (2018). "Well, not me, buut other women do not register because..."- Barriers to seeking antenatal care in the context of prevention of mother-to-child transmission of HIV among Zimbabwe women: A mixed-methods study. BMC Pregnancy and Childbirth, 18(271), 1-10. doi:10.1186/s12884-018-1898-7

Singh, P., Gupta, R. K., Kumari, R., Langer, B., Gupta, C., & Gupta, R. (2018). Antenatal care utilization in recently delivered rural females: A hospital-based cross-sectional study. International Journal of Medical Science and Public Health, 7(5), 1-5. doi:10.5455/ijmsph.2018.0204709022018

Sychareun, V., Vongxay, V., Houaboun, S., Thammavongsa, V., Phummavongsa, P., Chaleunvong, K., & Durham, J. (2018). Determinants of adolescent pregnancy and access to reproductive and sexual health services for married and unmarried adolescent in Rural Lao PDR a qualitative study. BMC Pregnancy and Childbirth, 18(219), 1-12. doi:10.1186/s12884-018-1859-1

UNFPA. (2017, Mei 19). Adolescent pregnancy. Diambil kembali dari United Nations Population Fund: https://www.unfpa.org/adolescent-pregnancy

UNICEF. (2019, October). Antenatal care. Diambil kembali dari UNICEF DATA: https://data.unicef.org/topic/maternal-health/antenatal-care/#:~:text=The%20World%20Health%20Organization%20(WHO,a%20minimum%20of%20four%20visits.

UNICEF. (2020). Maternal and newborn health coverage. UNICEF DATA. Diambil kembali dari UNICEF DATA: https://data.unicef.org/topic/maternal-health/antenatal-care/

Wakhidah, E. N., Cahyo, K., & Indraswari, R. (2017). Faktor-faktor yang berhubungan dengan praktik antenatal care pada remaja dengan kehamilan tidak diinginkan (study di wilayah UPT Puskesmas Ponjong 1 Kabupaten Gunungkidul). Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(5), 958-968. ISSN: 2356-3346.

WHO. (2016, November 7). Pregnant women must be able to access the right care at the right time, says WHO. Diambil kembali dari World Health Organization: https://www.who.int/en/news-room/detail/07-11-2016-pregnant-women-must-be-able-to-access-the-right-care-at-the-right-time-says-who

WHO. (2020, Januari 31). Adolescent pregnancy. Diambil kembali dari World Health Organization: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/adolescent-pregnancy

WHO. (2021). Adolescent health. Diambil kembali dari World Health Organization: https://www.who.int/health-topics/adolescent-health

Widyastuti, W. (2017). Otonomi wanita dan pemanfaaatan Antenatal Care (ANC) pada primigravida remaja di daerah Pedesaan, Jawa Tengah. Indonesian Journal of Nursing Practice, 1(2), 23-31. doi:10.18196/ijnp.1258

Worku, E. B., & Woldesenbet, S. A. (2016). Factors that influence teenage antenatal care utilization in John Taolo Gaetsewe (JTG) District of Nothern Cape Province, South Africa: underscoring the need for tackling social determinants of health. International Journal of MCH and AIDS, 5(2), 134-145. doi:10.21106/ijma.157

Ziblim, S.-D., Yidana, A., & Mohammed, A.-R. (2018). Determinants of antenatal care utilization among adolescent mothers in the Yendi Municipality of Northern region, Ghana. Ghana Journal of Geography, 10(1), 78-97. doi:10.4314/gjg.v10i1.5

Downloads

Published

2022-10-27

Issue

Section

Articles