HUBUNGAN ANTARA KADAR GULA DARAH SEWAKTU DENGAN JUMLAH LEUKOSIT PADA PASIEN LUKA DIABETES BERULANG DI KLINIK PKU MUHAMMADIYAH KITAMURA PONTIANA

Authors

  • Syarifah Fitria Azzahara Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jpn.v8i1.62254

Keywords:

Kata Kunci, Gula Darah Sewaktu, Leukosit, Diabetes Melitus

Abstract

Latar Belakang: Luka diabetes adalah luka yang terjadi karena adanya kelainan pada saraf, kelainan pembuluh darah dan kemudian adanya infeksi dengan adanya infeksi juga dapat meningkatkan jumlah leukosit pada pasien luka diabetes berulang, lamanya menderita DM juga akan meningkatkan resiko kejadian luka diabetes berulang. diabetes mellitus juga biasanya ditandai dengan gula darah yang lebih tinggi dari normal. Tujuan: Mengetahui hubungan antara kadar gula darah sewaktu dengan jumlah leukosit pada pasien luka diabetes berulang di Klinik PKU Muhammadiyah Kitamura Pontianak. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian observasional analitik (cross sectional). Sampel penelitian ini sebanyak 261 data rekam medis dan menggunakan data sekunder. Penelitian ini menggunakan teknik
purposive sampling. Variabel Independen adalah kadar gula darah sewaktu dan variabel dependen adalah leukosit. Analisa data menggunakan uji Spearman"™s Rank. Hasil: Terdapat 191 responden dengan nilai gula darah sewaktu yang abnormal sedangkan nilai normal sebanyak 70 responden. Leukosit pada penderita luka diabetes berulang didapatkan sebanyak 203 responden dengan leukosit tinggi, 55 responden memiliki leukosit yang normal dan 3 responden dengan leukosit
rendah. Kesimpulan: Ada hubungan antara kadar gula darah sewaktu dengan jumlah
leukosit pada pasien luka diabetes berulang di Klinik PKU Muhammadiyah
Kitamura Pontianak.

References

Adam, L., & Tomayahu, M. B. (2019). Tingkat stres dengan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus. Jambura Health and Sport Journal, 1(1), 1-5.

Agustina, D., & Rosfiati, E. (2018). Profil pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUD x bogor, jawa barat. Jurnal Persada Husada Indonesia, 5(16), 45-52.

Amelia, R. (2018, October). Hubungan perilaku perawatan kaki dengan terjadinya komplikasi luka kaki diabetes pada pasien diabetes melitus tipe 2 di puskesmas tuntungan kota medan. In Talenta Conference Series: Tropical Medicine (TM) (Vol. 1, No. 1, pp. 124-131).

Alexiadou,K., & Doupis,J., (2012). Management of diabetic foot ulcers.

Astuti, A., & Purnama, A. (2019). Pengaruh membaca al-quran terhadap kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus di RSUD cengkareng tahun 2018. Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia, 9(02), 577-584.

Bulu, A., Wahyuni, T. D., & Sutriningsih, A. (2019). Hubungan antara tingkat kepatuhan minum obat dengan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe ii. Nursing News: Jurnal Ilmiah Keperawatan, 4(1).

Carracher, A. M., Marathe, P. H., & Close, K. L. (2018). International diabetes federation 2017.

Destri, N., Chaidir, R., & Fitrina, Y. (2019). Kepatuhan diet pasien diabetes mellitus di pokilinik penyakit dalam rumah sakit islam ibnu sina bukittinggi diet adherence of diabetes mellitus patients in pokilinik internal medicine ibnu sina islamic hospital bukittinggi. Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, 2(1), 125-133.

Detty, A. U., Fitriyani, N., Prasetya, T., & Florentina, B. (2020). Karakteristik ulkus diabetikum pada penderita diabetes melitus. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 9(1), 258-264..

Fatimah, P. S., & Siregar, P. A. (2020). Pola konsumsi buah dan sayur dengan kejadian diabetes mellitus pada masyarakat pesisir. Bali Health Published Journal, 2(1), 26-36.

Fitriani, M., & Muflihatin, S. K. (2020). Hubungan penerimaan diri dengan manajemen diri pada penderita diabetes mellitus tipe ii di wilayah kerja puskesmas palaran kota samarinda. Borneo Student Research (BSR), 2(1), 144-150.

Gandasoebrata, R. (2013). Penuntun Laboratorium Medik, Jakarta : Dian Rakyat.

Handayati, A. (2020). Hubungan kadar glukosa darah dengan jumlah eritrosit dan jumlah leukosit pada penderita diabetes melitus baru dan lama. In Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Poltekkes Kemenkes Surabaya 2020 (Vol. 2, No. 1).

Hanim, R. Z., & Herawati, T. (2021). Mobile health untuk mencegah luka diabetes: a systematic review. Jurnal Penelitian Kesehatan" suara forikes"(Journal of Health Research" Forikes Voice"), 12(3), 225-230

Indonesia, P. E. (2015). Pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 di Indonesia. Pb. Perkeni.

Indradewi, D. P., Prihandhani, A. S., & Ngurah, A. K. (2019). Hubungan manajemen diabetes dengan kejadian luka kaki pada pasien diabetes melitus tipe 2. Journal Community of Publishing in Nursing, 8(1), 73-78.

International Diabetes Federation. 2019. IDF Diabetes Atlas Ninth Edition 2019.

Dunia : IDF.

Irianto, H. A. (2017). Pendidikan sebagai investasi dalam pembangunan suatu bangsa. Kencana.

Kaban, K. B., & Priandhana, G. (2019). Pemeriksaan kadar gula darah (kgd) gratis di puskesmas pembantu tanjung gusta medan. Mitra Keperawatan dan Kebidanan Prima, 1(2).

Komalasari, D. R. (2018). Hubungan lamanya menderita diabetes mellitus dengan kejadian diabetic peripheral neuropathy (dpn) dan resiko jatuh pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Jurnal Ilmiah Fisioterapi, 1(2), 1-11.

Lede, M. J., Hariyanto, T., & Ardiyani, V. M. (2018). Pengaruh kadar gula darah terhadap penyembuhan luka diabetes mellitus di puskesmas dinoyo malang. Nursing News: Jurnal Ilmiah Keperawatan, 3(1).

Mayawati, D. (2020). Hubungan status sosial ekonomi dengan kejadian luka pada penderita diabetes mellitus di kabupaten magelang (Doctoral dissertation, Skripsi, Universitas Muhammadiyah Magelang).

Meidikayanti, W., & Wahyuni, C. U. (2017). Hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup Diabetes melitus tipe 2 di puskesmas pademawu. Jurnal Berkala Epidemiologi, 5(2), 240-252.

Mildawati, M., Diani, N., & Wahid, A. (2019). Hubungan usia, jenis kelamin dan lama menderita diabetes dengan kejadian neuropati perifer diabetik. CNJ: Caring Nursing Journal, 3(2), 30-37.

Najihah, N., & Paridah, P. (2021). Prevalensi infeksi luka kaki diabetik pada pasien diabetes mellitus tipe II. Jurnal Penelitian Kesehatan" SUARA FORIKES"(Journal of Health Research" Forikes Voice"), 12(2), 125-127.

Ngurah, I.G.K.G. & Sukmayanti, M., 2015. Efikasi diri pada pasien diabetes

melitus tipe 2.

Nisak, R. (2021). Evaluasi kejadian dan klasifikasi ulkus diabetikum menurut wagner pada penderita diabetes mellitus: the occurrence and classification of diabetic ulcers among diabetes mellitus patients using wagner-ulcer classification tool. Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing), 7(2).

Notoatmodjo, S. (2014). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Penerbit : Rineka Cipta

Oktasari, L. (2016). Gambaran sel darah putih (leukosit) ikan koi (cyprinus carpio koi) yang terinfeksi myxobolus dan diterapi dengan perasan jahe merah (Zingiber officinale Rosc.) (Doctoral dissertation, Universitas Airlangga).

Pahlawati, A., & Nugroho, P. S. (2019). Hubungan tingkat pendidikan dan usia dengan kejadian diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Palaran Kota Samarinda tahun 2019. Borneo Student Research (BSR), 1(1), 1-5.

Panjaitan, E. H. E. (2021). Pengaruh Tindakan Perawatan Luka Terhadap Proses Penyembuhan Luka Ulkus Diabetikum pada Pasien DM di Puskesmas Kota Rantauprapat. Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, 11(1), 105-114.

Papatheodorou, K., Banach, M., Bekiari, E., Rizzo, M., & Edmonds, M. (2018). Complications of diabetes 2017. Journal of diabetes research, 2018.

Prasetyani, D., & Sodikin, S. (2017). Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Dm Melitus (Dm) Tipe 2. Jurnal Kesehatan Al-Irsyad, 1-9.

Prasetyoningtiyas, N. W. (2018). Gambaran Jumlah Leukosit Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Yang Tidak Terkontrol (Studi di Puskesmas Bareng Kabupaten Jombang) (Doctoral dissertation, STIKES Insan Cendekia Medika Jombang).

Pratama, D. A. (2019). Analisis faktor-faktor terjadinya luka kaki berulang pada pasien diabetes melitus di Klinik Kitamura dan RSUD Dr. Soedarso Pontianak. Jurnal ProNers, 4(1).

Putra, A. L., Wowor, P. M., & Wungouw, H. I. (2015). Gambaran Kadar Gula Darah Sewaktu Pada Mahasiswa Angkatan 2015 Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado. Jurnal e-Biomedik, 3(3).

Putra, I. D. G. I. P., Wirawati, I. A. P., & Mahartini, N. N. (2019). Hubungan kadar gula darah dengan hipertensi pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di RSUP Sanglah. Intisari Sains Medis, 10(3), 797-800.

Raasyidah, F., Laksono, H., Pudiarifanti, N., & Suryanti, S. (2020). Gambaran kadar glukosa darah sewaktu pada penjual nasi goreng di kecamatan singaran pati kota bengkulu tahun 2020. journal of nursing and public health, 8(2), 46-52.

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) (2018). Badan Penelitian dan

Pengembangan Kesehatan Kementerian RI tahun 2018.

Rita, N. (2018). Hubungan Jenis Kelamin, Olah Raga Dan Obesitas Dengan Kejadian Diabetes Mellitus Pada Lansia. Jik-Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(1), 93-100.

Samosir, S. K. (2021). Gambaran Jumlah Leukosit Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe Ii Yang Tidak Terkontrol.

Santoso, S., Rachmawati, B., & Retnoningrum, D. (2018). Perbedaan jumlah leukosit, neutrofil dan limfosit absolut pada penderita DM tipe 2 terkontrol dan tidak terkontrol. Diponegoro Medical Journal (Jurnal Kedokteran Diponegoro), 7(2), 854-862.

Sari, T. M., & Ismahmudi, R. (2016). Hubungan tingkat pengetahuan pasien diabetes mellitus dengan tingkat kepatuhan kontrol penyakit diabetes mellitus pada pasien diabetes mellitus di poliklinik rumah sakit islam samarinda.

Setyawan, D. (2019). Pengelolaan Resiko Tinggi Infeksi Pada Ny. L Dengan Diabetus Melitus Di Ruang Dahlia RSUD Ungaran (Doctoral dissertation, Universitas Ngudi Waluyo).

Soamole, A., Jamaluddin, M., & Bahar, B. (2021). Faktor berhubungan dengan penyembuhan luka fase inflamasi pada pasien post operasi benigna prostat hypertropi di RSUD Salewangang Maros. JIMPK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan, 1(2), 189-195.

Srywahyuni, R., Waluyo, A., & Azzam, R. (2019). Perbandingan senam tai chi dan senam diabetes mellitus terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus tipe II. Journal of Telenursing (JOTING), 1(1), 131-144.

Subandi, E., & Sanjaya, K. A. (2019). Efektifitas modern dressing terhadap proses penyembuhan luka diabetes melitus tipe 2. Jurnal Kesehatan, 10(1), 39-50.

Sumangkut, S., Supit, W., & Onibala, F. (2013). Hubungan pola makan dengan kejadian penyakit diabetes melitus tipe-2 Di Poli Interna Blu. rsup. Prof. Dr. RD Kandou Manado. Jurnal Keperawatan, 1(1).

Trisnawati, S. K., & Setyorogo, S. (2013). Faktor risiko kejadian diabetes melitus tipe ii di puskesmas kecamatan cengkareng jakarta barat tahun 2012. Jurnal ilmiah kesehatan, 5(1), 6-11.

Zakiyyah, A., Nugraha, P., & Indraswari, R. (2019). Faktor–faktor yang berhubungan dengan kepatuhan aktivitas fisik penderita dm untuk pencegahan komplikasi di wilayah kerja puskesmas rowosari kota semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip), 7(1), 453-461.

Downloads

Published

2023-06-09

Issue

Section

Articles