FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LANSIA DENGAN HIPERTENSI TERHADAP KUNJUNGAN KE POSYANDU LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAL TIGA PONTIANAK
DOI:
https://doi.org/10.26418/jpn.v8i1.65821Keywords:
Lansia, Hipertensi, PosyanduAbstract
Latar Belakang: Masalah kesehatan akibat dari proses penuaan sering terjadi pada sistem kardiovaskuler dan yang paling umum yaitu penyakit hipertensi dengan prevalensi yang meningkat seiring bertambahnya usia. Dalam mewujudkan kesejahteraan lansia, pemerintah memfasilitasi kelompok lanjut usia dengan program Posyandu Lansia. Dalam pelaksanaannya, Posyandu Lansia kurang begitu dimanfaatkan oleh lansia sementara didapatkan angka laporan hipertensi tertinggi terjadi di wilayah kerja Puskesmas Pal Tiga Pontianak. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan faktor-faktor sikap lansia, dukungan keluarga, pengetahuan, jarak akses, dan peran kader terhadap kunjungan lansia dengan hipertensi ke posyandu lansia di wilayah kerja Puskesmas Pal Tiga. Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan metode purposive sampling dengan pendekatan cross sectional. Sampel 51 orang dengan teknik pengambilan sampel non probability sampling. Data diperoleh dari kuesioner dan untuk frekuensi kehadiran di posyandu dilihat dari KMS (Kartu Menuju Sehat) responden. Analisis pada penelitian ini menggunakan uji statistik chi-square untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil: Responden yang sering hadir berjumlah 17 orang (33.3%) dan yang tidak sering hadir 34 orang (66.7%). Hasil uji statistik menunjukkan faktor sikap lansia terhadap frekuensi kunjungan posyandu lansia memiliki nilai p value < 0.05. Kesimpulan: Kurangnya motivasi berdampak pada perilaku dan sikap yang diambil sehingga ini menjadi penyebab yang mempengaruhi faktor sikap lansia terhadap kegiatan posyandu lansia.
Kata Kunci: Lansia, Hipertensi, Posyandu Lansia
Referensi: 42 (1998-2021)
References
Adawiyah, Robi’atul. (2019). Hubungan Peran Kader dan Dukungan Keluarga dengan Keaktifan Lansia di Posyandu Karang Werda Permadi RW 02 Kecamatan Lowokwaru Kota Malang.
Jurnal Ilmiah Keperawatan. Vol 4, No 2. Diakses di htpps://publikasi.unitri.ac.id/index.php/fikes/article/view/1972
Anggraini, Dita., Zulpahiyana., Mulyanti. (2015). Faktor Dominan Lansia Aktif Mengikuti Kegiatan Posyandu di Dusun Ngentak. Journal Ners And Midwifery Indonesia. Vol 3, No 3. Diakses di
http://ejournal.almaata.ac.id/index.php/JNKI/article/view/176/173
Azizah, L. (2011). Keperawatan Lanjut Usia, Edisi 1. Yogyakarta: Graha Ilmu
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2013). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013. Jakarta: Kemenkes RI
Bell, K., June T., Bernie R. Olin. (2015, June 1). Hypertension: The Silent Killer: Updated JNC-8 Guideline Recommendations. Diakses di https://www.aparx.org/resource/resmgr/CEs/CE_Test_Hypertension_The_Sil.pdf
Chandra, I. (2014). Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Ed 4. Jakarta: Interna Publishing
Dalimartha, Setiawan. (2008). Care Your Self, Hipertensi. Jakarta: Penebar Plus
Dewi, SR. (2014). Buku Ajar Keperawatan Gerontik. Yogyakarta: Deepublish
Dharma, Kusuma Kelana. (2011). Metodologi Penelitian Keperawatan : Panduan Melaksanakan dan Menerapkan Hasil Penelitian. Jakarta: Trans Info Media
Fatmah. (2010). Gizi Usia Lanjut. Jakarta: Erlangga
Friedman, Marilyn M. (2010). Buku ajar keperawatan keluarga : Riset, Teori dan Praktek. Jakarta : EGC
Kaplan, N. dan Weber, M.A. (2010). Hypertension Essentials Ed 2. Sudbury: Physicians Press
Kementerian Kesehatan RI. (2010). Pedoman Penilaian Program Kesehatan Usia Lanjut Bagi Petugas Kesehatan. Jakarta: Kemenkes RI
Kementerian kesehatan RI. (2014). Profil Kesehatan Indonesia 2013. Jakarta: Kemenkes RI
Kementerian kesehatan RI. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2016 tentang Rencana Aksi Nasional Kesehatan Lanjut Usia Tahun 2016-2019. Jakarta: Kemenkes RI
Keumalahayati. (2018). Hubungan Pengetahuan dan Dukungan Keluarga terhadap Kegiatan Posyandu Lansia. Jurnal Keperawatan. Vol 3, No 1.
Diakses di https://ejurnal.poltekkesjakarta3.ac.id/index.php/JKep/article/view/196
Langingi, Ake RC. (2020). Analisis Faktor Perilaku dan Jarak Fasilitas Kesehatan Terhadap Pemanfaatan Posyandu Lansia Hipertensi di Desa Muntoi Kecamatan Passi Barat. Medical Technology And Public Health Journal. Vol 4, No 2. Diakses di https://103.106.72.77/index.php/MTPHJ/article/view/1757
Maryam, R. Siti., dkk. (2008). Mengenal Usia Lanjut dan Perawatannya. Jakarta: Salemba Medika
Maulana, H.D.J. (2009). Promosi Kesehatan. Jakarta: EGC
Muhith, Abdul dan Sandu Siyoto. (2016). Pendidikan Keperawatan Gerontik. Yogyakarta: ANDI
Nelwan, REE. (2019). Faktor Faktor yang Berhubungan dengan Kunjungan Posyandu Lansia di Kelurahan Papakelan Kecamatan Tondano Timur Kabupaten Minahasa. Jurnal Kesmas. Vol 8, No 6. Diakses di https://ejournal .unsrat.ac.id/index.php/kesmas/article/view/26212
Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta
Notoatmodjo, S. (2012). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta
Novianti. (2018). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Lansia dalam Mengikuti Senam Lansia
Nugroho, W. (2008). Keperawatan Gerontik & Geriatrik, Edisi 3. Jakarta:EGC
Nursalam. (2011). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika
Nurul dan Mubarak, Wahid Iqbal. (2009). Ilmu Kesehatan Masyarakat Teori dan Aplikasi. Jakarta: Salemba Medika
Republik Indonesia. (1998). Undang-Undang No. 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia. Lembaran Negara RI Tahun 1998, No. 190. Jakarta: Sekretariat Negara.
Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Lembaran Negara RI Tahun 2009, No. 144. Jakarta: Sekretariat Negara.
Saadah, Nur. (2019). Hubungan Antara Dukungan Keluarga Dengan Keaktifasn Peserta Posyandu Lansia Mengikuti Posyandu Lansia Desa Sudimara dan Desa Gubug Kabupaten Tabanan. Jurnal Kesehatan Masyarakat. Vol 6, No 2. Diakses di https://ojs.unud.ac.id/index/php/ach/article/view/59440
Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta
Sulistyorini, C.I., Pebriyanti, S. dan Proverawati, A. (2010). Posyandu dan Desa Siaga Panduan untuk Bidan dan Kader. Yogyakarta: Nuha Medika
Sunaryo. (2015). Asuhan Keperawatan Gerontik. Yogyakarta: ANDI
Tajudin. (2016). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Keaktifan Lansia yang Berkunjung ke Posyandu Lansia Mawar Kelurahan Parit Lalang di Wilayah Kerja Puskesmas Melintang Kota Pangkalpinang. Jurnal Kesehatan. Vol 7, No 2. Diakses di http://ejurnal.poltekkes-tjk.ac.id/index.php/JK/article/view/190
United Nations, Department of Economic and Social Affairs, Population Division. (2015). World Population Ageing 2015. New York: United Nations
Wahono, Hesthi. (2010). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemanfaatan Posyandu Lansia di Gantungan Makamhaji. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta
Wajan, J. U. (2010). Keperawatan Kardiovaskuler. Jakarta: Salemba Medika.
WHO. (2011). Global Status Report on Non Communicable Diseases. Geneva: WHO Press
WHO. (2014). Global status report on noncommunicable diseases 2014. Geneva: WHO Press
Wijaya, Sutra. (2017). Faktor-Faktor yang Memengaruhi Peningkatan Tekanan Darah terhadap Kejadian Hipertensi pada Masyarakat di Desa Adat Bualu. Jurnal Publikasi Penelitian Kebidanan dan Keperawatan. Vol 1, No 1. Diakses di
http://ejournal.binausadabali.ac.id/index.php/caring/article/view/45