Pencegahan Diare yang Efektif pada Anak Di Indonesia: Literatur Review

Authors

  • Yossy Wulandari Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jpn.v8i1.69964

Keywords:

Diare, Diare pada Anak, Diare yang Efektif pada Anak, Pencegahan Diare.

Abstract

Latar belakang: Diare masih saja menyebabkan kematian pada anak-anak di Indonesia. Setiap tahun diperkirakan >500.000 kematian terjadi pada anak-anak di dunia, dan >10.000 kematian terjadi pada anak-anak di Indonesia. Ada beberapa cara yang telah diketahui dapat mencegah diare, namun kematian pada anak akibat penyakit diare masih terus terjadi. Kenapa diare masih menyebabkan kematian pada anak, bagaimana cara pencegahan diare yang efektif pada anak khususnya untuk diterapkan di Indonesia. Metode: Jenis penelitian Literature Review dengan teknik analisis data menggunakan content analyis, artikel diperoleh dari database Google Scholar, PubMED, proQuest.com menggunakan kata kunci: diare pada anak, diare, anak, pencegahan diare. Hasil: Hasil literature review ditemukan sembilan artikel yang sesuai dengan kriteria. Analisis menunjukkan bahwa pencegahan diare dapat dilakukan dengan mencuci tangan dengan sabun, mengkonsumsi makanan bersih, perbaikan air dan sanitasi, pemberian ASI, manajemen pembuangan tinja dan popok bayi, imunisasi campak, dan pemberian vaksin rotavirus. Kesimpulan: Pencegahan diare yang efektif anak usia bayi dapat dilakukan dengan perilaku ibu dalam mencuci tangan, manajemen pembuangan tinja dan popok bayi, pemberian ASI eksklusif, dan imunisasi campak dan rotavirus. Pencegahan pada balita dan anak usia sekolah dapat dilakukan dengan perbaikan sanitasi, mengkonsumsi makanan bersih, dan mencuci tangan menggunakan sabun. Diperkirakan jumlah kematian akibat diare menurun hingga 50%.

References

Damayanti, R. (2019). Analisis Personal Hygiene , Sanitasi Dasar dan Kejadian Diare pada Siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2019.

Dar, M. J., Ali, H., Khan, A., & Khan, G. M. (2017). Polymer-based drug delivery: the quest for local targeting of inflamed intestinal mucosa. Journal of Drug Targeting, 25(7), 582–596. https://doi.org/10.1080/1061186X.2017.1298601

Eko, P., & Lina, A. P. (2017). FAKTOR PEMICU KEJADIAN DIARE PADA ANAK USIA 1-5 TAHUN DI PUSKESMAS KALIBARU KULON KABUPATEN BANYUWANGI TAHUN 2017. 5(1), 1–9.

Fatmawati, T. Y., Indrawati, I. I., & Ariyanto, A. A. (2017). Analisis Penggunaan Air Bersih, Mencuci Tangan, Membuang Tinja Dengan Kejadian Diare Pada Balita. Jurnal Endurance, 2(3), 294. https://doi.org/10.22216/jen.v2i3.2245

Gunawan, E., Utsumi, T., Wahyuni, R. M., Dinana, Z., Sudarmo, S. M., Shoji, I., Soetjipto, & Lusida, M. I. (2019). Post-vaccinated asymptomatic rotavirus infections: A community profile study of children in Surabaya, Indonesia. Journal of Infection and Public Health, 12(5), 625–629. https://doi.org/10.1016/j.jiph.2019.02.015

Hendra, M. (2019). Advancing the World of Information and Environment. EcoNews, 2(2), 38–43.

IHME, Global Burden of Disease (GBD). (n.d.). Retrieved April 1, 2021, from http://ghdx.healthdata.org/gbd-results-tool

Kemenkes RI. (2011). Situasi Diare di Indonesia. Kemenkes RI.

Kemenkes RI. (2019). Profil Kesehatan Indonesia 2018 Kemenkes RI. (2019). http://www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-indonesia/Data-dan-Informasi_Profil-Kesehatan-Indonesia-2018.pdf

Laporan Nasional Riskesdas. (2018). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Purwandari, R., Ardina, A., & Wantiyah. (2013). Hubungan Antara Perilaku Mencuci Tangan Dengan Insiden Diare Pada Anak Usia Sekolah Di Kabupaten Jember. Jurnal Keperawatan, 4(2), 122–130.

Raheem, R. A., Binns, C. W., & Chih, H. J. (2017). Protective effects of breastfeeding against acute respiratory tract infections and diarrhoea: Findings of a cohort study. Journal of Paediatrics and Child Health, 53(3), 271–276. https://doi.org/10.1111/jpc.13480

Rendang Indriyani, D. P., & Putra, I. G. N. S. (2020). Penanganan terkini diare pada anak: tinjauan pustaka. Intisari Sains Medis, 11(2), 928. https://doi.org/10.15562/ism.v11i2.848

Ruliati. (2018). Hubungan Konsumsi Jajanan Sekolah Dengan Kejadian Diare Pada Anak Usia Sekolah. Nursing Journal of STIKES Insan Cendekia Medika Jombang, 13(1), 71–79.

Siregar, M. (2017). Infeksi rotavirus penyebab diare akut pada balita di rsia stella maris medan. Jurnal Biologi Univ MA, 13.

Susilowati, L., & Hutasoit, M. (2019). Hubungan Status Imunisasi Campak Dengan Kejadian Diare Pada Anak Usia 12-59 Bulan. Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR), 2(1), 1–7.

WHO. (n.d.-a). Diarrhoea: Why children are still dying and what can be done. Retrieved June 20, 2021, from https://www.who.int/publications/i/item/9789241598415

WHO. (n.d.-b). Number of deaths in children aged <5, by cause. Retrieved April 1, 2021, from https://www.who.int/data/gho/data/indicators/indicator-details/GHO/number-of-deaths

WHO. (2021). No Title. https://www.who.int/immunization/diseases/rotavirus/en/#:~:text=Rotaviruses are the most common,live in low-income countries.

Windyastuti, N. Rohana, R. A. S. (2017). Hubungan Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun dengan Kejadian Diare Pada Anak Usia Sekolah Di Sekolah Dasar Negeri Mangkangkulon 03 Semarang. Stikes Widya Husada, 484–491.

Zuliyanti, E. (2017). Analisis Upaya Pencegahan Kejadian Diare di Wilayah Kerja Puskesmas Pemulutan Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Hilir.

Downloads

Published

2023-09-27

Issue

Section

Articles