Interpretasi Metafora Bentuk Manusia dalam Mantra Masyarakat Melayu Sambas
DOI:
https://doi.org/10.26418/bedande.v1i2.79995Abstract
Mantra, sebagai jenis puisi yang telah ada sejak zaman dahulu, tetap diwariskan dari masa lampau hingga kini sebagai bagian penting dari warisan budaya. Tujuan dari penelitian ini guna menggambarkan bentuk manusia pada mantra masyarakat Melayu Sambas menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini adalah kata, frasa, dan klausa yang mengandung penanda manusia yang dikumpulkan melalui sumber data penelitian. Data dikumpulkan melalui narasumber penelitian masyarakat Melayu Sambas yang mengetahui mantra dan masih menggunakannya. Data yang telah didapatkan selanjutnya dianalisis menggunakan teknik analisis data tematik untuk menemukan tema-tema yang muncul dalam penelitian. Penelitian ini berhasil mengungkapkan beberapa simbol bentuk manusia yakni simbol kata ganti orang pertama, simbol kata ganti orang kedua, simbol kata ganti orang ketiga, dan simbol sapaan untuk orang terhormat.
References
Afriansyah, T., & Zakiyah, M. (2022). METAFORA AKTIVITAS MANUSIA DALAM KOSAKATA KEKINIAN BAHASA INDONESIA: KAJIAN SEMANTIK KOGNITIF. Semantik, 11(2), 229–244. https://doi.org/10.22460/semantik.v11i2.p229-244
Amir, A., & Syahrani, A. (n.d.). METAFORA DALAM MANTRA MASYARAKAT MELAYU GALING SAMBAS: KAJIAN SEMANTIK.
Beru Ginting, S. U. (2017). SEMIOTIK MAKNA PADA WACANA NGEMBAH BELO SELAMBAR ADAT KARO LANGKAT (KAJIAN SEMIOTIKA SOSIAL). Jurnal Pena Indonesia, 3(2), 130. https://doi.org/10.26740/jpi.v3n2.p130-146
Hafid, A., & Putra, T. Y. (2019). Konsep Mantra Pengobatan Masyarakat Suku Kokoda dan Manfaatnya Bagi Pendidikan Bahasa. Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP), 2(2), 129–143. https://doi.org/10.31539/kibasp.v2i2.541
Hidayatullah, D. (2019). MANTRA PENGOBATAN DALAM NASKAH BANJAR (HEALING MANTRA IN BANJARESE MANUSCRIPT). Naditira Widya, 13(1), 41. https://doi.org/10.24832/nw.v13i1.322
Jamzaroh, S. (2019). JENIS DAN BENTUK METAFORA DALAM KISDAP “JULAK AHIM†KARYA JAMAL T. SURYANATA. UNDAS: Jurnal Hasil Penelitian Bahasa dan Sastra, 14(1), 48. https://doi.org/10.26499/und.v14i1.1135
Martono, K. T. (2011). Augmented Reality Sebagai Metafora Baru dalam Teknologi Interaksi Manusia dan Komputer.
Meindrasari, D. K., & Nurhayati, L. (2019). MAKNA BATIK SIDOMUKTI SOLO DITINJAU DARI SEMIOTIKA SOSIAL THEO VAN LEEUWEN. WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 18(1). https://doi.org/10.32509/wacana.v18i1.718
Nelson, A. (2003). Transition to motherhood. Journal of Obstetric, Gynecologic, and Neonatal Nursing : JOGNN / NAACOG, 32(4), 465–477. https://doi.org/10.1177/0884217503255199
Rabianti, N. (2019). Cenningrara ‘Mantra Pekasih’ Di Kabupaten Soppeng (Kajian Semiotik Rifaterre). PUSAKA, 7(1), 83–90. https://doi.org/10.31969/pusaka.v7i1.243
Rumadi, H. (2020). Representasi Mitologis Budaya dalam Novel Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari. Equilibrium: Jurnal Pendidikan, 8(1), 18–25. https://doi.org/10.26618/equilibrium.v8i1.3095
Ruriana, P. (2019). PRONOMINA PERSONA DAN BENTUK-BENTUK LAIN PENGGANTI PRONOMINA PERSONA DALAM BAHASA BLAMBANGAN (PERSONAL PRONOUN AND OTHER FORMS OF PERSONAL PRONOUN IN THE BLAMBANGAN LANGUAGE). Metalingua: Jurnal Penelitian Bahasa, 16(2), 231. https://doi.org/10.26499/metalingua.v16i2.254
Sulissusiawan, A., Asfar, D. A., Mariyadi, M., & Syahrani, A. (2022). Metafora bentuk manusia dalam sastra lisan mantra Sinding Badan masyarakat Melayu Sambas. LITERA, 21(3), 357–373. https://doi.org/10.21831/ltr.v21i3.55509
Wijayanti, K. D. (2019). DEIKSIS PERSONA DAN KEKUATAN KATA DALAM MANTRA BERBAHASA JAWA. JISABDA: Jurnal Ilmiah Sastra dan Bahasa Daerah, Serta Pengajarannya, 1(2), 47. https://doi.org/10.26877/jisabda.v1i2.4743
Yahya, A. M. (2017). KAJIAN JENIS, FUNGSI, DAN MAKNA MANTRA BUGIS DESA TANJUNG SAMALANTAKAN (A STUDY OF TYPES, FUNCTIONS, AND MEANINGS BUGINESE MANTRAS OF TANJUNG SAMALANTAKAN VILLAGE). JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA, 6(2), 169. https://doi.org/10.20527/jbsp.v6i2.3749
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Aprilia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).