Nilai Religius dalam Syair Gulung Ketapang Ramadhan Mulia dari Seribu Bulan Karya Mahmud Mursalin
DOI:
https://doi.org/10.26418/bedande.v1i2.80049Abstract
Penelitian ini mengkaji nilai-nilai religius dalam Syair Gulung Ramadhan Mulia dari Seribu Bulan karya Mahmud Mursalin. Penelitian ini memanfaatkan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan kajian semiotik. Data dalam penelitian ini adalah kata, frasa, atau klausa yang mengandung nilai-nilai religius yang dikumpulkan melalui data penelitian: Syair Gulung Ramadhan Mulia dari Seribu Bulan karya Mahmud Mursalin yang diterbitkan oleh penerbit Pustaka Rumah Aloy pada Tahun 2018.. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan teknik pengumpulan data dokumenter. Data dianalisis dengan tahapan analisis data seperti reduksi data, penyajian, hingga penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa Syair Gulung Ramadhan Mulia dari Seribu Bulan karya Mahmud Mursalin mengandung nilai-nilai religius termasuk nilai-nilai pendidikan akhlak, tauhid, dan pengendalian diri. Syair ini juga berperan sebagai media efektif dalam menyampaikan nilai-nilai keagamaan dan budaya kepada masyarakat terutama pada masyarakat Ketapang yang sejak dulu sudah memanfaatkan pementasan Syair Gulung pada setiap kegiatan besar seperti pernikahan, peringatan hari besar, dan agenda-agenda besar lainnya.References
Akbar, T. (2022). Interpretasi QS. Al-Qadr Dan Relevansinya Dengan Tradisi Malam Ganjil Sepuluh Hari Terakhir Ramadhan Masyarakat Desa Ambawang Kuala, Kubu Raya, Kalimantan Barat. Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 1(6), 97-119.
Al Hafiz, D., Zakiyan, M. A. F., & Pratama, M. H. (2023). Dampak Puasa untuk Kesehatan Mental dan Fisik. Islamic Education, 1(3), 811-818.
Ambarini, & Umaya, N. M. (2012). Semiotika Teori dan Aplikasi pada Karya Sastra. IKIP Semarang Press.
Andayani, A., & Suhita, R. (2023, April). Analisis Makna, Nilai Religi dan Nilai Pendidikan Karakter Syair Gulung Serta Pemanfaatannya dalam Pembelajaran Sastra di SMA. Dalam SEMINAR NASIONAL LPPM UMMAT (Vol. 2, hlm. 173-184).
Aritonang, F., Vardila, H., Ketrin, I., & Hutagalung, T. (2020). Analisis gaya bahasa pada syair sidang fakir empunya kata karya hamzah fansuri. Asas: Jurnal Sastra, 9(1), 88-102.
Burhanudin, Y. (2007). Misteri Bulan Ramadhan. QultumMedia.
Darmawan, H., Syahrani, A., & Asfar, D. A. (2021). SISTEM PROSODI SUARA LAKI-LAKI DALAM SYAIR GULUNG NADA LEMBANG MELAYU KAYONG DAN NADA SELUANG BERANYUT. Translation and Linguistics, Vol 1(002).
Effendy, C. (2020). Oral Literature and Identity. In academia. Pustaka Rumah Aloy (PRA). Retrieved from https://www.academia.edu/download/65526192/DB_ORAL_LITERATURE.pdf
Firmansyah Haris. (2021). Syair Gulung: Perkembangan Dan Fungsinya Sebagai Pendidikam Moral. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, Vol 4(2).
Fitria, R., Syam, C., & Sanulita, H. (2014). Struktur dan Fungsi Syair Gulung Pernikahan dan Khataman Alquran Melayu Ketapang Karya Mahmud Mursalin. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa, 3(2), 1–10. Retrieved from https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jpdpb/article/view/4598
Gunawan, H. I. (2020). Nilai Religius dalam Novel Hafalan Shalat Delisa Karya Tere Liye dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Apresiasi Sastra di Sekolah Menengah Atas (Kajian Struktural Genetik dan Analisis Isi). Jurnal Pendidikan, Hukum, dan Bisnis, 5(1), 10-20.
Habibah, S. (2015). Akhlak dan etika dalam islam. Jurnal Pesona Dasar, 1(4).
Habibah, A. R. N., & Mahmulia, R. (2023). RELEVANSI NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM BUKU SYAIR GULUNG KETAPANG KARYA MAHMUD MURSALIN. TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam, 5(02), 40-58.
Hasmidar, O., Noor, AS, & Firmansyah, A. (2020). SENI SYAIR GULUNG SEBAGAI SARANA PENDIDIKAN MORAL PADA MASYARAKAT DI KABUPATEN KETAPANG. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa.
Hermanto, A. (2022). Catatan Bulan Ramadhan (Mutiara-Mutiara Hikmah).
Jeumpa Nurul. (2017). Nilai-Nilai Agama Islam. Jurnal Pedagogik, Vol 4(2).
Khuluq, L. (2021). HIKMAH PUASA DI BULAN RAMADHAN.
Kusuma Yuda, R. (2024). The representation of religious values in Malay poetry in West Kalimantan. Research Journal in Advanced Humanities, 5(1). https://doi.org/10.58256/xafd2v75
Mahmulia Rizka. (2024). Relevansi Dalam Buku Syair Gulung Ketapang Karya Mahmud Mursalin. Jurnal Taujih, 5(02):40-58.
Maulida, M., Muslimah, M., Hidayati, N., Musyarafah, M., & Andriani, I. (2021). Upaya peningkatan spiritualitas masyarakat melalui program khusus Ramadhan Rri Palangka Raya Islam menjawab tahun 2021. Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat, 2, 121-130.
Nur, Z., Falahi, A., & Fikri, M. H. (2023). MANFAAT MANAJEMEN DIRI DALAM MENGHADAPI PUASA RAMADHAN. ABDI SABHA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat), 4(1), 48-61.
Oktaviani, T., Priyadi, A. T., & Wartiningsih, A. (2016). Struktur Dan Makna Cerita Pulau Belumbak Sastra Lisan Masyarakat Melayu Tayan Hilir Kabupaten Sanggau. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Untan, 5(2), 1–10.
Riyanti, E. (2019). Analisis Nilai-Nilai Religi dalam Syair Lagu Wali Band pada Album Ingat Sholawat dan Album Cari Berkah.
Suanto, M. (2022). AJARAN KESUCIAN DI KOTA MAKASSAR. Jurnal Sarjana Ilmu Budaya, 2(3 (September)).
Suhardi, & Riauwati. (2017). Analisis Nilai-nilai Budaya (Melayu) dalam Sastra Lisan Masyarakat Kota Tanjungpinang. Lingua, XIII(1), 25–33. Retrieved from http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/lingua
Supriyatno, T., El-Aribi, C. M. A., Muntakhib, A., & Taruna, M. M. (2021). Philosophy of Islamic Values and Life: A Review of the Methodology of Cultivating Islamic Values Towards Modern Culture. International Journal of Cultural and Religious Studies, 1(1), 01-07. https://doi.org/10.32996/ijcrs.2021.1.1.1
Susilawati, E. (2017). Nilai-Nilai Religius dalam Novel Sandiwara Bumi Karya Taufikurrahman Al-Azizy. STILISTIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 2(1).
Syaifulloh, M., & Wibowo, B. (2017). Nilai-Nilai Edukatif Syair Gulung Sebagai Upaya Pendidikan Kebencanaan Berbasis Komunitas Pada Masyarakat Melayu Di Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat. JURNAL REFLEKSI EDUKATIKA, 8(1), 48–53. Retrieved from https://jurnal.umk.ac.id/index.php/RE/article/view/1785
Waskita, D., Sulistyaningtyas, T., Wahyuni, R. S., & Hendriyana, H. (2022). Syair Gulung: Hegemoni Ajaran Islam dalam Budaya Masyarakat Melayu Ketapang. Panggung, 32(3).
Yin, R. K. (2015). Qualitative Research from Start to Finish.
Yulita, H., Noor, A. S., & Kusnoto, Y. (2019). SEJARAH SYAIR GULUNG DI KETAPANG. MASA: Journal of History, 1 (1).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Sarina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).